Berita Kepahiang
Siring dan Drainase Jadi Keluhan Warga, PUPR Kepahiang Bengkulu Pastikan Jadi Program Prioritas
pusat kota Kepahiang, Bengkulu, seperti di Kelurahan Padang Lekat, Pasar Kepahiang, Dusun Kepahiang, hingga Desa Kuto Rejo mengeluhkan keadaan siring
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
"Kalau hujan, sampah-sampah ini menumpuk depan rumah kami. Setiap kali hujan lebat, selalu seperti ini," kata Linggih kepada TribunBengkulu.com, Selasa (24/6/2025).
Sampah-sampah ini memang tidak sampai masuk ke dalam rumah. Namun, setelah hujan dan banjir ini reda, Linggih selalu direpotkan untuk memnbersihkan sampah.
Dari pemerintah sendiri, warga mengatakan hingga saat ini belum ada pembersihan, atau pengerukan.
Linggih sendiri berharap pemerintah bisa melakukan pengerukan ataupun pembersihan semua siring ini.
"Masa setiap hujan seperti ini terus," ungkap Linggih.
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Kepahiang: Kemajuan Teknologi Tanpa Moral Bisa Menyesatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sampah-dan-banjir-di-jalanan-pusat-kota-Kepahiang.jpg)