Selasa, 14 April 2026

Berita Viral

Dokter Tifa Prihatin Bongkar Kondisi Kesehatan Jokowi: Kondisi Serius dan Tak Main-main

Menurut dokter Tifa  jalan Jokowi yang tertatih-tatih makin menguatkan analisasnya soal sakit yang diderita Jokowi.

Editor: Hendrik Budiman
Tribun Bogor/net
KESEHATAN JOKOWI- Dokter Tifa makin prihatin dengan kesehatan Jokowi. Terbaru Dokter Tifa menyoroti video Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang berjalan tertatih-tatih di media sosial X setelah sebelumnya dikabarkan sakit kulit. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Dokter Tifa terus menyoroti kesehatan Joko Widodo atau Jokowi setelah menelisik soal penyakit kulit dan juga soal jalan Jokowi.

Terbaru Dokter Tifa menyoroti video Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang berjalan tertatih-tatih di media sosial X setelah sebelumnya dikabarkan sakit kulit.

Video itu, menurut Dokter Tifa, merupakan momen ketika Jokowi pergi liburan bareng keluarga.

Dengan video ini, salah satu penuding ijazah Jokowi palsu ini semakin yakin dengan analisanya terkait penyakit Jokowi.

Video itu menunjukan Jokowi yang mengenakan jaket jeans berjalan menaiki tangga dan terlihat tangannya sempat memegangi sekitar lututnya saat melangkah.

Menurut dokter Tifa  jalan Jokowi yang tertatih-tatih makin menguatkan analisasnya soal sakit yang diderita Jokowi.

Bahkan dengan lugas, dokter Tifa memberkan soal soal imun yang mengguncang Jokowi dari dalam.

Dokter Tifa menyebutkan apa yang terjadi pada Jokowi adalah hal yang serius dan butuh perhatian ekstra

Namun tidak disebutkan sumber video itu dari mana, Dokter Tifa pun mengunggahnya sendiri ke media sosial X.

Menurut Dokter Tifa ini bisa jadi sebuah sinyal atau pertanda.

Berdasarkan analisanya terkait penyakit Jokowi, Dokter Tifa membahas soal autoimun.

"Dalam liburan bersama cucu, Joko Widodo terlihat berjalan tertatih," kata Dokter Tifa dalam akun X pribadinya, Selasa (1/7/2025).

"Secara medis, pola jalan seperti ini bukan sekadar kelelahan biasa," sambung Tifa.

Dia menyebutkan bahwa apa yang terjadi dengan tubuh Jokowi bis jadi merupakan manifestasi klinis.

"Ini dapat menjadi manifestasi klinis dari kondisi autoimun yang menyerang sistem muskuloskeletal atau saraf pusat," katanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved