Kamis, 4 Juni 2026

Diplomat Muda Tewas

Perjalanan Kasus Kematian Arya Daru, Penyelidikan Simpulkan Sang Diplomat Muda Akhiri Hidup Sendiri

Perjalanan kasus kematian Arya Daru Pangayunan, polisi simpulkan sang diplomat muda akhiri hidup sendiri.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.com
KEMATIAN ARYA DARU - Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wira Satya Triputra, dalam konferensi pers kasus kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan atau berinisial ADP (39), Selasa (29/7/2025), di Polda Metro Jaya, Jakarta. Polisi simpulkan dalam kematian Arya Daru tidak ada pidana, dan keterlibatan pihak ketiga. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Perjalanan kasus kematian Arya Daru Pangayunan, polisi simpulkan sang diplomat muda akhiri hidup sendiri.

Penyebab kematian Arya Daru yang tidak melibatkan pihak lain dan tidak ada unsur pidana berdasarkan penyelidikan dan hasil otopsi, diumumkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa sore (29/7/2025).

Jasad Arya ditemukan pada Selasa pagi (8/7/2025), di sebuah kamar indekos yang berlokasi di Jalan Gondangdia Kecil, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tragis, dengan bagian wajah dan kepala tertutup lakban bewarna kurning.

"Tidak ada ditemukan keterlibatan pihak ketiga dan tidak ditemukan pidana," ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra saat jumpa pers pengungkapan kasus kematian Arya Daru, pada Selasa sore (29/7/2025).

Polisi: Niatan Bunuh Diri Sejak 2013

Polda Metro Jaya menyatakan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan, sudah memiliki niatan bunuh diri sejak tahun 2013.

Hal ini disampaikan oleh anggota Laboratorium Forensik (labfor) Ditsiber Polda Metro Jaya, Ipda Sadji Purwanto dalam konferensi pers pada Selasa (29/7/2025).

Sadji mengungkapkan hal itu diketahui dari ponsel lama milik Arya yang ditemukan. Adapun ponsel tersebut pertama kali digunakan terakhir kali pada 21 September 2022.

Dari ponsel itu, Sadji menuturkan ada pengiriman melalui email milik Arya Daru ke salah satu badan amal yang bergerak di bidang layanan bantuan bagi orang yang menderita depresi.

"Kami menemukan ada pengiriman email yang dimiliki atau digunakan oleh pengguna digital evidence, alamatnya adalah ddaru_c@yahoo.com dikirim ke salah satu badan amal yang menyediakan layanan dukungan terhadap orang yang memiliki emosional yang mengalami perasaan tertekan dan putus asa hingga dapat menyebabkan bunuh diri," katanya.

Arya, kata Sadji, pertama kali mengirimkan email ke badan amal tersebut pada rentang Juni-Juli 2013.

Adapun isi dari email ke badan amal itu terkait keinginan Arya untuk bunuh diri.

"Dari intinya, ada alasan (Arya) untuk bunuh diri," katanya.

Selanjutnya, email serupa kembali dikirimkan Arya delapan tahun kemudian atau pada tahun 2021.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved