Kamis, 4 Juni 2026

Berita Seluma

Jembatan Penghubung Dua Desa di Seluma Bengkulu Hanyut Diterjang Banjir

Hujan Deras, Jembatan Penghubung Desa Talang Kebun- Lubuk Terentang Seluma Bengkulu Putus

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Ricky Jenihansen
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
GOTONG ROYONG – Warga Desa Lubuk Terentang dan Desa Talang Kebun bergotong royong memperbaiki jembatan yang hanyut akibat hujan deras pada Rabu malam, 30 Juli 2025. Kegiatan gotong royong ini dimulai Kamis pagi, 31 Juli 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Seluma sejak Rabu petang hingga malam, 30 Juli 2025, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. 

Beberapa desa terdampak banjir tersebut di antaranya Desa Padang Pelasan, Air Periukan, dan Desa Lunjuk.

Salah satu dampak paling signifikan terjadi di Kecamatan Lubuk Sandi, di mana jembatan penghubung antara Desa Talang Kebun dan Desa Lubuk Terentang hanyut akibat diterjang luapan air sungai.

Kasi Pemerintahan Desa Kecamatan Lubuk Sandi, Taufan Fitra Akbar, mengatakan jembatan yang terbuat dari batang pohon kelapa itu terseret arus saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu malam.

"Iya benar, jembatan penghubung Desa Talang Kebun–Lubuk Terentang hanyut tadi malam. Jembatan ini satu-satunya penghubung dua desa ini," terang Taufan saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Kamis siang 31 Juli 2025, sekitar pukul 12.30 WIB.

Karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara kedua desa, keberadaannya sangat vital bagi aktivitas masyarakat.

Tak lama setelah kejadian, tepatnya Kamis pagi 31 Juli 2025 mulai pukul 08.00 WIB, warga langsung bergotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut secara darurat.

"Jembatannya memang masih darurat, dari pohon kelapa. Tapi keberadaannya memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga pagi tadi masyarakat langsung bergotong royong memperbaiki," ungkap Taufan.

Ia berharap, ke depan jembatan ini bisa ditingkatkan menjadi jembatan permanen oleh pemerintah daerah.

"Kami harap jembatan ini dapat ditingkatkan menjadi permanen oleh Pemkab Seluma. Karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Lalu lintas masyarakat, semua melalui jembatan ini," ujar Taufan.

Baca Berita TribunBengkulu.com Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved