Kamis, 4 Juni 2026

Berita Viral

Siapa Haji Sutar? Crazy Rich Tulung Selapan OKI yang Rumahnya Digeledah BNN

Penggeledahan yang dilakukan BNN guna mengusut dugaan aliran dana dari seorang narapidana kasus narkoba di Nusakambangan berinsial M. 

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
HAJI SUTAR - Kolase rumah mewah Haji Sutar saat digeledah BNN. Sosok yang dikenal sebagai crazy rich di kawasan pesisir OKI itu diduga terhubung dengan aliran dana dari jaringan peredaran narkoba.  

TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Haji Sutar mendadak jadi sorotan publik setelah rumah mewahnya di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan digeledah oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Sosok yang dikenal sebagai crazy rich di kawasan pesisir OKI itu diduga terhubung dengan aliran dana dari jaringan peredaran narkoba. 

Penggeledahan dilakukan dengan dikawal ketat aparat bersenjata, memicu berbagai spekulasi tentang peran dan kekayaan Haji Sutar yang selama ini.

Penggeledahan yang dilakukan BNN guna mengusut dugaan aliran dana dari seorang narapidana kasus narkoba di Nusakambangan berinsial M. 

Baca juga: Rumah Mewah di Tulung Selapan OKI Sumsel Digeledah BNN Terkait Aliran Uang Terpidana Bos Narkoba

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah anggota polisi bersenjata tengah mengepung rumah tersebut.

Mereka memegang senjata laras dan berjaga-jaga didepan gerbang rumah dan terlihat juga beberapa mobil kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terparkir di dekat pintu masuk rumah mewah

Di samping itu, ratusan warga yang penasaran juga memenuhi lokasi tersebut dan mengabadikan dengan ponsel mereka masing-masing.

Sosok Haji Sutar

Penangkapan Haji Sutar mengejutkan banyak pihak terutama tetangga sekitar rumah yang mengenal keluarganya sebagai orang yang ramah dan baik. 

Banyak dari warga setempat maupun pelancong yang datang hanya untuk menumpang berfoto atau prewedding. 

"Bahkan awalnya kami ingin membayar biaya penyewaan rumah untuk foto prewedding tapi uangnya tidak diterima oleh tuan rumah, jadi kami menumpang dan gratis," ungkap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. 

Dilanjutkan jika melihat dari keramahan yang ditunjukkan tak sedikit masyarakat yang menilai bahwa Haji Sutar dan keluarga bersikap rendah hati. 

"Kami sebut mereka sebagai 'wong kayo lamo' (orang kaya lama) dan paling kaya di sini, tahunya sebagai pengusaha banyak kebun sawit karet dan walet," ujarnya. 

Dikatakan bahwa HS dan keluarganya tidak menutup diri dari pergaulan masyarakat sekitar rumahnya.

"Kalau jarang ketemu ya wajar, karena mereka orang sibuk dan pengusaha. Tetapi dengan tetangga baik semua," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved