Senin, 8 Juni 2026

Prada Lucky Tewas Dianiaya Senior

Prada Lucky Namo Curhat ke Ibu Dipukul Senior, Tapi Kini Dituduh Lakukan Penyimpangan

Prada Lucky Namo sempat curhat ke ibu pernah disiksa senior, sebelum akhirnya ia tewas.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
TikTok Lucky Namo
TEWASNYA PRADA LUCKY - Kolase foto ibu Prada Lucky,Epi Sepriana Mirpey. Ibu Prada Lucky mengaku jika sang anak memang pernah curhat jika dirinya dipukul senior, Jumat (8/8/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Prada Lucky Namo sempat curhat ke ibu pernah disiksa senior, sebelum akhirnya ia tewas.

Hal ii disampaikan langsung oleh Epi Sepriana Mirpey, ibu kandung Prada Lucky Namo.

Diketahui jika Lucky Namo baru lulu menjadi anggota TNI pada Februari 2025 lalu.

Ia dilantik di Rindam IX Udayana, Singaraja, Bali pada Juni 2025.

Lucky pun tugas di Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun baru dua bulan bertugas sebagai Tabakpan 2.2 Ru 3 Ton I Kipan A Yonif TP 834/WM, Lucky justru tewas mengenaskan dengan luka di sekujur tubuh.

Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan mengatakan sudah empat anggota TNI yang ditahan atas kasus kematian Prada Lucky Namo.

"Sudah empat orang yang diamankan di Subdenpom Ende," katanya.

Melansir Pos Kupang, beredar laporan hasil pemeriksaan Staf-1/Intel Yonif 834/WM yang berisi kronologi penyiksaan terhadap Lucky Namo.

Berdasarkan laporan tersebut ditulis bahwa penyebab Lucky disiksa karena berkaitan dengan penyimpangan seksual.

Namun begitu hingga kini pihak TNI masih belum memberi keterangan resmi tentang penyebab Prada Lucky Namo disiksa.

Ibu kandung korban, Epi Seprina Mirpey bercerita soal curhatan Lucky.

Baca juga: Terkuak Tampang Senior Diduga Aniaya Prada Lucky Namo Hingga Tewas

Menurutnya sang anak pernah bercerita bahwa wajib menghafal nama-nama seniornya.

"Dia hanya bilang kami di sini suruh hafal nama senior. Mugkin itu wajar yah, karena mereka di sana kadang tradisi saya maklumi," katanya.

Kata Lucky, temannya pun pernah menjadi korban pemukulan karena tidak hafal nama senior.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved