Rabu, 15 April 2026

Polemik Ijazah Jokowi

Bawa Buku Jokowi’s White Paper saat Diperiksa Polisi, Apa Maksud Dokter Tifa?

Dokter Tifa menjelaskan, buku tersebut merupakan hasil kolaborasinya dengan dua rekan lainnya, yakni Roy Suryo dan Rismon Sianipar.

Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.com/Reynas Abdila
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membawa buku Jokowi's White Paper saat diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya berkaitan kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kamis (21/8/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Aktivis media sosial Tifauzia Tyassuma, dikenal sebagai Dokter Tifa, membawa buku Jokowi's White Paper saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada Kamis (21/8/2025).

Buku yang menampilkan gambar wajah Jokowi di sampul depan, lengkap dengan salinan ijazah, ditunjukkan oleh Dokter Tifa kepada para jurnalis yang hadir.

Dokter Tifa menjelaskan, buku tersebut merupakan hasil kolaborasinya dengan dua rekan lainnya, yakni Roy Suryo dan Rismon Sianipar.

"Bahwa saya bertiga itu melakukan penelitian dan hasilnya sudah kami bukukan di sini dan buku Jokowi's White Paper sudah direncanakan lama bukan kemudian kami gara-gara peristiwa ini terus kami bikin buku. Enggak," ucapnya.

Dia menyebut buku Jokowi's White Paper akan dipublikasikan keilmuannya di jurnal internasional.

Menurutnya, masyarakat perlu tahu hasil dari penelitian berkaitan dokumen dan perilaku sosok Jokowi.

Dokter Tifa berujar dari buku tersebut masyarakat dapat terbuka mata hukumnya.

Dalam buku tersebut Tifa setidaknya menuliskan ilmu metakognisi hingga neurokognisi terkait dengan kebohongan yang tak bisa disembunyikan.

"Dan kemudian ini adalah hak jawab kami sebagai peneliti. Tapi kemudian ada orang-orang yang tidak jelas legal standingnya apa kemudian melaporkan kami melakukan ujaran kebencian," ucapnya.

Baca juga: Dua Buku 1 Tokoh, Apa Beda Jokowi Undercover dan Jokowis White Paper?

Sosok Tifauzia Tyassuma

Dokter Tifauzia Tyassuma lebih dikenal sebagai dokter Tifa.

Ia pun dikenal sebagai dokter yang aktif dalam bermain media sosial (medsos).

Dokter Tifa menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta dan meraih gelar dokter umum dan Master of Science (MSc) dari UGM.

Ia kemudian melanjutkan studi doktoral di bidang Epidemiologi Molekuler di Universitas Indonesia (UI).

Selain itu, ia juga pernah belajar di Pusat Pengetahuan Layanan Kesehatan di Norwegia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved