Senin, 18 Mei 2026

Berita Viral

Terungkap! Siswa SMP di Deli Serdang Dibunuh 5 Teman, Kematian Disamarkan jadi Kecelakaan

Sebelumnya, Ilham yang berdomisili di Jalan Ampera, Kecamatan Lubuk Pakam, dilaporkan hilang oleh keluarga sejak 12 April 2025.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
PELAKU PEMBUNUHAN : Empat pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Ilham siswa SMP Lubuk Pakam dihadirkan dihadapan awak media di Polresta Deli Serdang, Rabu (20/8/2025). Kasus ini sempat dikira kecelakaan karena direkayasa para pelaku. (TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang pelajar SMP bernama Muhammad Ilham (13) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tepi Jalan Kebun Sayur, kawasan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 13 April 2025.

Sebelumnya, Ilham yang berdomisili di Jalan Ampera, Kecamatan Lubuk Pakam, dilaporkan hilang oleh keluarga sejak 12 April 2025.

Jarak antara lokasi penemuan jenazah dengan rumah korban diperkirakan sekitar dua kilometer.

Awalnya, warga menduga Ilham menjadi korban kecelakaan tunggal karena di sekitar tubuhnya ditemukan sepeda motor yang diduga miliknya.

Namun, saat petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan sejumlah kejanggalan, di antaranya tak ada tanda-tanda terjadinya kecelakaan, sementara tubuh korban dipenuhi luka-luka.

Proses penyelidikan membutuhkan waktu dua bulan. Selama itu, pihak kepolisian mengumpulkan bukti, memeriksa sejumlah saksi, dan akhirnya mengungkap fakta mengejutkan, Ilham ternyata menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh lima temannya sendiri.

Empat bulan setelah kejadian, tepatnya pada Minggu, (10/8/2025), polisi berhasil menangkap empat dari lima pelaku.

Baca juga: Sosok Wamen Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Pernah Tuai Kontroversi soal Tagar KaburAjaDulu 

Para pelaku yang terlibat yakni DB (15), AS (18), DRH (15), dan MH (20), sementara satu pelaku lainnya yang berinisial A masih dalam pengejaran.

Untuk mengaburkan tindak kejahatannya, para pelaku dengan sengaja membuang jasad korban ke dalam parit bersama sepeda motor, seolah-olah korban mengalami kecelakaan lalu lintas.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, menjelaskan sepeda motor Supra X yang dikendarai korban menjadi barang bukti.

"Selanjutnya, penyidik laka lantas (kecelakaan lalu lintas) Satlantas Polresta Deli Serdang melakukan penyelidikan dan menyimpulkan bahwa kematian korban disebabkan oleh pendarahan di rongga kepala akibat benda tumpul," ungkapnya, Rabu (20/8/2025), dikutip dari TribunMedan.com.

Saat diperiksa, pelaku DRH mengaku pembunuhan dipicu rasa sakit hati teman sekolah korban, DB.

"Korban sering mengejek orangtuanya (DB)," ucapnya.

DB kemudian mengajak empat pelaku lain mencegat korban yang sering melintasi Jalan Kebun Sayur.

"Pelaku MH lalu berkata, 'Kau yang namanya Ilham.' Korban menjawab, 'Iya bang, kenapa rupanya?' Setelah mengetahui bahwa itu adalah Ilham, tersangka MH langsung memukul wajah dan dada korban dengan sekuat tenaga hingga korban terjatuh," lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved