Jumat, 5 Juni 2026

Berita Wilayah Bengkulu

Potret Kualitas Lahan Bengkulu Data BPS: Lebong Unggul, Kota Bengkulu Tertinggal

Indeks Kualitas Lahan (IKL) Provinsi Bengkulu data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren relatif stabil.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
canva.com
KUALITAS LAHAN BENGKULU - Ilustrasi kualitas lahan Bengkulu. Indeks Kualitas Lahan (IKL) Provinsi Bengkulu data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren relatif stabil Lebong unggul, Kota Bengkulu tertinggal. 

TRIBUNBENGKULU.COM – Indeks Kualitas Lahan (IKL) Provinsi Bengkulu data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren relatif stabil, dengan sedikit perbaikan pada tahun terakhir.

Indeks Kualitas Lahan (IKL), atau sering juga disebut Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor 27 Tahun 2021, adalah suatu alat ukur yang menggambarkan kualitas tutupan lahan di suatu wilayah berdasarkan kondisi seperti tipe tutupan lahan (misalnya hutan, belukar, dan Ruang Terbuka Hijau) dan tingkat degradasi lahan.

IKL ini merupakan salah satu komponen penyusun Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), bersama dengan Indeks Kualitas Air (IKA) dan Indeks Kualitas Udara (IKU), dan berfungsi sebagai informasi penting untuk mendukung pengambilan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

Berdasarkan data BPS Provinsi Bengkulu bersumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) selama periode 2021 hingga 2023, IKL Provinsi Bengkulu tercatat 55,52 pada 2021, menurun tipis menjadi 55,19 di 2022, dan kembali naik ke 55,80 pada 2023.

Data ini menunjukkan bahwa kualitas lahan di Bengkulu secara umum berada pada kategori sedang, namun masih ada kesenjangan besar antarwilayah, di mana beberapa kabupaten mencatat kualitas sangat tinggi, sementara sebagian lainnya tergolong rendah.

Baca juga: Terungkap, Inilah Daerah di Bengkulu dengan Udara Paling Bersih Selama 3 Tahun Berturut-turut!

Lebong Konsisten Tertinggi, Kota Bengkulu Masih Terendah

Selama tiga tahun terakhir, Kabupaten Lebong mencatatkan kualitas lahan terbaik di Provinsi Bengkulu.

Dengan skor 77,44 (2021), sempat sedikit turun ke 76,03 (2022), dan naik kembali menjadi 77,55 di 2023, Lebong menjadi satu-satunya daerah yang mencatatkan skor di atas 75 secara konsisten.

Sementara itu, Kota Bengkulu menjadi daerah dengan kualitas lahan terendah selama tiga tahun berturut-turut.

Pada 2021 dan 2022, skor IKL Kota Bengkulu stagnan di 25,22, dan baru mengalami peningkatan menjadi 27,93 pada 2023.

Kaur dan Mukomuko Catat Angka Tinggi

Selain Lebong, dua wilayah lain juga menunjukkan indeks kualitas lahan yang cukup tinggi, yaitu:

Kaur: Stabil di kisaran 66,36 (2021) dan meningkat menjadi 66,42 pada 2023.

Mukomuko: Naik dari 64,48 (2021) ke 64,56 (2022), namun sedikit menurun menjadi 64,09 di 2023.

Kedua wilayah ini menunjukkan bahwa kondisi dan fungsi lahan di wilayah tersebut terjaga dengan baik.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved