Berita Bengkulu
Ancaman Megathrust, Bengkulu Perkuat Mitigasi dan Penanganan Bencana
Bengkulu perkuat kesiapsiagaan hadapi ancaman megathrust melalui rakor bersama TNI dan instansi terkait.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Kondisi geografis Bengkulu yang termasuk jalur Cincin Api Pasifik menjadikan wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, aktivitas vulkanik, hingga tsunami.
- Cincin Api Pasifik merupakan kawasan pertemuan lempeng tektonik aktif yang memiliki potensi tinggi terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi.
- Letak Bengkulu berada di pesisir barat Pulau Sumatra dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia meningkatkan risiko terjadinya bencana, khususnya gempa megathrust dan tsunami akibat zona subduksi.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Korem 041/Gamas menggelar Rapat Koordinasi Latihan Kesiapsiagaan Nasional menghadapi potensi bencana alam megathrust, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Komandan Korem 041/Gamas Brigadir Jenderal TNI Jatmiko Aryanto.
Megathrust adalah daerah pertemuan antar-lempeng tektonik Bumi yang berpotensi memicu gempa kuat dan tsunami dahsyat.
Zona ini diprediksi 'pecah' secara berulang dengan jeda hingga ratusan tahun.
Dalam sambutannya Wagub Mian menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak mengingat posisi Bengkulu yang berada di kawasan rawan bencana.
Menurutnya, kondisi geografis Bengkulu yang termasuk dalam jalur Cincin Api Pasifik menjadikan wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, aktivitas vulkanik hingga tsunami.
“Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI serta seluruh pemangku kepentingan. Jika bencana terjadi, kita harus benar-benar siap,” ungkap Mian dalam rilis media center Pemprov, Kamis (9/4/2026) malam.
Baca juga: Ekonomi Bengkulu Menguat, DJPb Soroti Lonjakan Belanja Modal hingga 245 Persen
Diketahui, Cincin Api Pasifik merupakan kawasan pertemuan lempeng tektonik aktif yang memiliki potensi tinggi terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi.
Letak Bengkulu yang berada di pesisir barat Pulau Sumatra dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia semakin meningkatkan risiko terjadinya bencana, khususnya gempa megathrust dan tsunami akibat zona subduksi.
Sementara itu, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi dan peran antarinstansi.
Ia menjelaskan, latihan kesiapsiagaan bencana ini merupakan program yang dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Bengkulu, Lampung, dan Sumatera Barat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelaraskan keterlibatan perangkat daerah, termasuk BPBD, agar tercipta sinergi yang solid dalam menghadapi potensi bencana megathrust,” jelas Brigjen TNI Jatmiko.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan daerah dalam menghadapi bencana dapat semakin optimal, baik dari sisi koordinasi, sumber daya, maupun langkah penanganan di lapangan.
| Perkuat Pemasaran UMKM, Dinas Perdagangan Luncurkan Inovasi Jemau Kitau |
|
|---|
| Menarik! Pengantin di Bengkulu Tengah Bakal Langsung Terima Dokumen Kependudukan Usai Akad Nikah |
|
|---|
| Hasil Pemeriksaan Rampung, Sanksi Camat Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan Tunggu Sidang Baperjakat |
|
|---|
| Antrean Mengular di SPBU Kutau, Imbas Dua SPBU di Bengkulu Selatan Alami Gangguan |
|
|---|
| Kasus Dugaan Penggelapan Uang Pupuk Rp3,7 Miliar, Kuasa Hukum Siap Laporkan TPPU ke Polda Bengkulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Rapat-koordinasi-kesiapsiagaan-bencana-di-Bengkulu.jpg)