Minggu, 10 Mei 2026

Berita Bengkulu

Kisah Arif, Guru Honorer di Bengkulu yang Berjuang Melawan Tumor Limfoma

Pemprov Bengkulu dan Baznas menyalurkan bantuan untuk guru honorer penderita tumor limfoma di Bengkulu.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBengkulu.com
GURU HONORER - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa dan Ketua Baznas Bengkulu, Romli, saat mengunjungi Arif Rahmawan Yulianto, seorang Guru Tidak Tetap (GTT), Jumat (8/5/2026). Pemprov Bengkulu dan Baznas menyalurkan bantuan untuk guru honorer penderita tumor limfoma di Bengkulu. 
Ringkasan Berita:
  1. Arif Rahmawan Yulianto merupakan Guru Tidak Tetap di Bengkulu.
  2. Arif sedang menjalani pengobatan akibat tumor limfoma.
  3. Pemprov Bengkulu dan Baznas menyalurkan bantuan untuk Arif.
  4. Bantuan diserahkan di kediaman Arif pada Jumat (8/5/2026).
  5. Arif mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Di tengah perjuangannya melawan tumor limfoma, Arif Rahmawan Yulianto tetap berusaha tegar menjalani hari-harinya.
Guru Tidak Tetap (GTT) di Bengkulu itu kini harus menjalani pengobatan sambil menghadapi keterbatasan ekonomi yang membebani keluarganya.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Baznas Bengkulu menyalurkan bantuan kepada Arif untuk membantu kebutuhan pengobatannya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa bersama Ketua Baznas Bengkulu, Romli, di kediaman Arif pada Jumat (8/5/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Bantu Rakyat yang digagas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dalam kesempatan itu, Nelly Alesa menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Bengkulu kepada Arif beserta keluarga.

“Bapak Gubernur menitipkan salam dan doa untuk Arif. Beliau berharap Arif tetap kuat, sabar, dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat lima waktu juga jangan ditinggalkan,” kata Nelly dalam rilis Dinas Kominfo Pemprov Bengkulu, Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus hadir membantu masyarakat, terutama warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan maupun kesulitan ekonomi.

Sementara itu, Ketua Baznas Bengkulu, Romli mengatakan bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu kebutuhan pengobatan Arif selama menjalani perawatan.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga dan memberi semangat kepada Arif untuk terus berjuang melawan penyakitnya,” papar Romli.

Di sisi lain, Arif Rahmawan Yulianto mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Baznas Bengkulu.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga bapak gubernur dan seluruh jajaran pemerintahan selalu diberikan kesehatan dan kemudahan,” tutup Arif.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved