Sabtu, 30 Mei 2026

SPMB 2026

Jelang SPMB 2026, Dikbud Bengkulu Buka Posko Bantuan untuk Kendala Akun

Dikbud Bengkulu membuka posko bantuan SPMB 2026 untuk melayani kendala akun dan data pendaftaran calon murid.

Tayang:
TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
KEPALA DINAS - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri saat diwawancarai, Jumat (22/5/2026). Dikbud Bengkulu membuka layanan bantuan akun SPMB dan menegaskan proses penerimaan siswa baru bebas pungli. 

Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui laporan administrasi, tetapi juga dengan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan sekolah.

“Kita akan turun langsung memonitor persiapan pihak sekolah, mulai dari operator sekolah, sistem yang dimiliki, hingga jaringan internet di sekolah. Jangan sampai ada alasan sistem atau sinyal saat pelaksanaan nanti,” ujarnya.

Zulhendri berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari sisi pelayanan kepada masyarakat dan kesiapan teknis sekolah.

“Mudah-mudahan tahun ini pelaksanaan SPMB lebih baik lagi dibandingkan tahun lalu,” tutupnya.

Cara Daftar SPMB 2026

Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menerapkan sejumlah perubahan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.

Pada tahun 2026 ini, Dikbud Provinsi Bengkulu membuka SPMB 2026 melalui jalur online atau mengunjungi situs https://spmb.bengkuluprov.go.id/.

Calon murid terlebih dahulu membuka laman SPMB Bengkulu, kemudian memasukkan username yang terdiri dari NISN ditambah “@spmb.sch.id”.

Untuk password, calon murid menggunakan tanggal lahir, bulan lahir, dan tahun lahir.

Selain itu, calon murid juga diminta memastikan data profil, nilai TKA, serta dokumen pendukung telah sesuai sebelum memilih jalur pendaftaran dan sekolah tujuan.

Jalur dan Perubahan SPMB 2026

Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, Dikbud Bengkulu juga melakukan sejumlah pembaruan dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu perubahan yang dilakukan yakni penambahan kuota jalur domisili dari sebelumnya hanya 5 persen menjadi 25 persen.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan peluang lebih besar kepada calon murid agar dapat bersekolah lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” jelas Zulhendri.

Selain itu, pola pembagian wilayah domisili juga diubah dengan memberikan minimal empat pilihan sekolah terdekat dari kelurahan tempat tinggal calon peserta didik.

Dikbud Bengkulu juga menerapkan masa sanggah setelah pengumuman hasil seleksi guna meningkatkan pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved