Selasa, 9 Juni 2026

Balita di Seluma Cacingan

Balita Kakak Beradik di Seluma Terinfeksi Cacing, Gubernur Helmi Gratiskan Pengobatan & Bedah Rumah

Respons Gubernur Helmi ada Kakak Beradik di Seluma Bengkulu Terinfeksi Cacing Hingga Keluar dari Mulut & Hidung, Gratiskan Pengobatan dan Bedah Rumah

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Yayan Hartono
BALITA CACINGAN - Kolase pasien Khaira (kiri) dan Kondisi rumah orangtua Khaira (Kanan). Respons Gubernur Helmi ada Kakak Beradik di Seluma Bengkulu Terinfeksi Cacing Hingga Keluar dari Mulut & Hidung, Gratiskan Pengobatan dan Bedah Rumah 

Respons Gubernur Helmi ada Kakak Beradik di Seluma Bengkulu Terinfeksi Cacing Hingga Keluar dari Mulut & Hidung, Gratiskan Pengobatan dan Bedah Rumah


TRIBUNBENGKULU.COM - Respon Gubernur Bengkulu Helmi Hasan atas pasien Khaira Nur Sabrina (1,8 tahun) dan Aprillia (4 tahun), warga Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Seluma yang terinfeksi cacing hingga keluar dari mulut dan hidung.

Hasil peninjauan menyebutkan bahwa rumah yang ditempati kedua bocah itu tidak layak huni, dengan kondisi dinding papan rusak, lantai masih tanah, serta lingkungan sekitar kotor dan dipenuhi kotoran ayam.

Helmi Hasan menegaskan, pemerintah akan memberikan pelayanan kesehatan maksimal dan pengobatan gratis bagi kedua balita tersebut.

“Saya minta pasien ditangani secara serius dan tidak dibebani biaya sedikit pun,” tegas Gubernur Helmi, Rabu (17/9/2025).

Baca juga: Fakta-fakta Kakak Beradik di Seluma Bengkulu Terinfeksi Cacing hingga Keluar dari Mulut dan Hidung

Tak hanya itu, Helmi juga telah memerintahkan jajarannya untuk membangun rumah layak huni bagi keluarga pasien.

“Berapa pun anggarannya, semaksimal mungkin kita bantu sampai rumahnya layak untuk ditinggali,” ujarnya.

Gubernur berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Ia juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan ke depan, tidak akan lagi terjadi seperti ini,” pungkasnya.

Potret Rumah Pasien

Kondisi rumah dua balita kakak beradik di Desa Sungai Petai, Seluma, Bengkulu, yang terinfeksi cacing gelang hingga keluar dari mulut dan hidung, benar-benar memprihatinkan. 

Rumah berukuran 6x6 meter ini berdinding papan, berlantai tanah, dan hanya memiliki satu kamar seadanya. 

Tidak ada perabotan layak, pakaian tergantung di dinding, dan sumur air minum pun tampak kotor dengan rumput liar di sekelilingnya.

Pantauan Tribunbengkulu.com, hanya ada satu kamar dengan tempat tidur seadanya di rumah yang didiami keluarga Nur Khaira Sabrina. 

Tidak ada perabot yang terlihat, dinding papan yang tidak rapat dengan pakaian tergantung di sana-sini.

"Lantai masih tanah, masih dinding papan dan hanya satu kamar inilah. Tempat keluarga dengan empat anggota ini tinggal," kata Rendi Kades Sungai Petai.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved