Berita Bengkulu
Pasokan Listrik Bengkulu Terancam Imbas Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara? Ini Penjelasan PLN
Larangan truk angkutan batu bara di Sumatera Selatan memicu kekhawatiran soal pasokan listrik di Bengkulu.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sumsel melarang truk angkutan batu bara melintas di jalan umum.
- Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran pasokan listrik di Bengkulu.
- PLN Bengkulu menegaskan sistem kelistrikan masih aman dan terkendali.
- Total daya listrik Bengkulu mencapai 489 MW, sementara kebutuhan hanya 200–220 MW.
- Gubernur Sumsel menegaskan larangan angkutan batu bara sesuai aturan perundang-undangan.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengeluarkan kebijakan melarang truk angkutan batu bara melintas di jalan umum.
Kebijakan tersebut diperkirakan akan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk di Provinsi Bengkulu.
Kondisi tersebut dikhawatirkan terjadi apabila stok batu bara untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkulu terus menipis, sementara pasokan batu bara dibatasi akibat larangan tersebut.
Situasi ini kemudian menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Bengkulu terkait isu ketersediaan pasokan listrik.
Menanggapi hal tersebut, pihak PT PLN memastikan bahwa sistem kelistrikan di Bengkulu saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Manajer UP3 PLN Bengkulu, Teguh Aang, saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com di Bengkulu, Kamis (29/1/2026).
Teguh menegaskan bahwa informasi yang beredar di media maupun media sosial mengenai potensi kekurangan pasokan listrik tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
“Untuk pasokan listrik Bengkulu, insyaAllah aman. Tidak ada kendala dan masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Teguh saat dikonfirmasi di Bengkulu, Kamis (29/1/2026) pukul 12.58 WIB.
Bengkulu Terhubung Sistem Interkoneksi Sumatera
Teguh menjelaskan bahwa Provinsi Bengkulu merupakan bagian dari sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera, di mana seluruh wilayah di Pulau Sumatera telah terhubung melalui jaringan transmisi.
Dengan sistem tersebut, pasokan listrik antarprovinsi dapat saling menopang apabila terjadi kekurangan daya di suatu wilayah.
“Sistem Sumatera sudah terhubung dari utara sampai selatan. Jadi tidak ada istilah kekurangan listrik. Jika ada kekurangan di satu daerah, akan langsung disuplai dari sistem,” jelas Teguh.
| Kemenkum Bengkulu Catatkan 32 Hak Cipta Motif Batik dan Daftarkan IG Batik Diwo Kepahiang |
|
|---|
| Dorong Ekonomi Kreatif, Kemenkum Bengkulu Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Kepahiang |
|
|---|
| Resmi Dimulai, Kemenkum Bengkulu Gelar Pelatihan Paralegal Angkatan II Secara Daring |
|
|---|
| 4 Jemaah Haji Bengkulu Selatan Selesai Jalani Umrah, Kini Bersiap Jalani Puncak Haji |
|
|---|
| Realisasi Dana Desa di Provinsi Bengkulu Baru 39,66 Persen hingga Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/PETUGAS-PLN-28-JANUARI-2026.jpg)