Jumat, 12 Juni 2026

Berita Bengkulu

Kuota BBM Bengkulu Turun, Pemprov Jamin Stok Tetap Aman dan Tak Ada Kelangkaan

Dampak Evaluasi Nasional soal Kuota BBM, Alokasi BBM Bengkulu turun, namun ESDM pastikan stok aman.

Tayang:
TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
KUOTA BBM - Suasana antrian di SPBU Ibul Bengkulu Selatan sampai ke badan jalan, Senin (10/11/2025). Dampak Evaluasi Nasional soal Kuota BBM, Alokasi BBM Bengkulu turun, namun ESDM pastikan stok aman. 

Ringkasan Berita:
  • Pertalite usulan Provinsi Bengkulu sebesar 672.900 kilo liter (KL) hanya disetujui sebanyak 231.356 KL.
  • Angka ini turun 21.501 KL dibandingkan alokasi tahun 2025 yang mencapai 252.857 KL.
  • Sementara itu, kuota Bio Solar dari usulan 521.973 KL hanya diakomodir sebesar 105.713 KL.
  • Jumlah tersebut berkurang 618 KL dari alokasi tahun sebelumnya yang berada di angka 106.331 KL.

 

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah menetapkan alokasi bahan bakar minyak (BBM) untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bengkulu.

Dari penetapan tersebut, kuota BBM Bengkulu tercatat mengalami penurunan dibandingkan alokasi tahun di tahun 2025 lalu.

Pertalite dan Bio Solar Berkurang

Untuk BBM jenis Pertalite, usulan Provinsi Bengkulu sebesar 672.900 kilo liter (KL) hanya disetujui sebanyak 231.356 KL.

Angka ini turun 21.501 KL dibandingkan alokasi tahun 2025 yang mencapai 252.857 KL.

Sementara itu, kuota Bio Solar dari usulan 521.973 KL hanya diakomodir sebesar 105.713 KL.

Jumlah tersebut berkurang 618 KL dari alokasi tahun sebelumnya yang berada di angka 106.331 KL.

Baca juga: Jelang Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagsel Siapkan SPBU dan LPG Siaga di Bengkulu

Adapun alokasi minyak tanah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat Enggano tidak mengalami perubahan, yakni tetap di angka 70 KL.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Rico Yulyana menjelaskan, pengurangan alokasi BBM tersebut merupakan hasil evaluasi penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional.

Selain itu, penyesuaian kuota juga dilakukan berdasarkan evaluasi kuota gabungan seluruh pengguna atau konsumen BBM.

“Pengurangan ini bagian dari evaluasi nasional. Namun secara keseluruhan, kuota yang ada tetap mencukupi kebutuhan masyarakat Bengkulu selama satu tahun ke depan,” ungkap Rico saat dihubungi TribunBengkulu.com melalui whatsapp di Bengkulu, Kamis (26/2/2026).

Pemprov Jamin Tidak Ada Kelangkaan

Meski terjadi penurunan alokasi, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan distribusi BBM tetap aman dan terkendali.

Rico menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan monitoring distribusi BBM agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun kelangkaan seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap pengurangan kuota tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama Pertamina memastikan stok BBM tetap tersedia.

Terlebih, jalur distribusi melalui Pelabuhan Pulau Baai saat ini telah kembali lancar sehingga pasokan dapat terjaga dengan baik.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved