Jumat, 12 Juni 2026

Makan Bergizi Gratis di Bengkulu

PDIP Bengkulu Larang Keras Kader Terlibat Bisnis Hingga Cari Untung Lewat Program MBG

DPD PDIP Provinsi Bengkulu mendukung program MBG yang didanai APBN. Namun, melarang keras seluruh kader memanfaatkan program tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBengkulu.com/HO
PDIP - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Presiden dan Legislatif DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, Jumat (5/12/2025). DPD PDIP Provinsi Bengkulu menegaskan dukungan terhadap program MBG yang didanai APBN namun, melarang keras seluruh kader memanfaatkan program tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • PDIP Bengkulu melarang keras seluruh kadernya untuk memanfaatkan program MBG demi kepentingan pribadi maupun kelompok.
  • Jika terdapat kader yang terbukti memanfaatkan program untuk kepentingan tertentu, partai tidak akan ragu untuk menindak.
  • Bahkan, dalam SE yang dikeluarkan DPP PDIP tidak segan-segan untuk menindak tegas kader yang melanggar aturan.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Bengkulu melarang keras seluruh kadernya untuk memanfaatkan program MBG demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Presiden dan Legislatif DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi saat dihubungi TribunBengkulu.com, Jumat (27/2/2026).

Menurut Edwar, Program MBG ini menggunakan anggaran dari APBN, khususnya pada sektor pendidikan.

Dari anggaran pendidikan di APBN nilainya cukup besar. Dari total sekitar Rp 700 triliun anggaran pendidikan, sekitar Rp200 triliun digunakan untuk program MBG.

Baca juga: Viral Paket MBG Dinilai Terlalu Murah, SPPG Bengkulu Tengah Akhirnya Buka Suara Soal Pembagian Dana

Mengingat berdasarkan amanat Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional, alokasi anggaran pendidikan ditetapkan sebesar 20 persen dari APBN dan diperuntukkan sepenuhnya bagi kepentingan pendidikan.

“Program (MBG, red) tetap kita dukung. Tapi kita melarang kader kita untuk memanfaatkan program BGN ini dengan mencari keuntungan pribadi ataupun kepentingan kelompok. Apalagi mengatasnamakan partai, itu dilarang betul,” tegas Edwar saat dihubungi TribunBengkulu, Jumat (27/2/2026).

Pernyataan tersebut juga menjadi sorotan internal PDIP yang disebut siap mengambil tindakan apabila ditemukan ada kader yang memanfaatkan program MBG untuk kepentingan pribadi ataupun kelompo, apalagi menggunakan nama partai.

Jika terdapat kader yang terbukti memanfaatkan program untuk kepentingan tertentu, partai tidak akan ragu untuk ditindak.

“Kalau itu ada, kita siap menindak,” jelas Edwar.

DPP PDI Perjuangan Keluarkan SE

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan menginstruksikan kepada seluruh kader partai untuk tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. 

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) tertanggal 24 Februari 2026, yang diterima Tribunnews pada Kamis (26/2/2026). 

Dimana, SE ini ditujukan kepada seluruh pengurus di tingkat DPD dann DPC PDI Perjuangan; Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota Fraksi PDI Perjuangan serta Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah Prov./Kab./ Kota Kader PDI Perjuangan Seluruh Indonesia.

Dalam SE itu juga tertulis, DPP PDIP tidak segan-segan untuk menindak tegas kader yang melanggar aturan.

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved