Harga Plastik Naik
Di Balik Gerobak Pentol Sudirman, Bertahan di Tengah Harga Plastik Naik 60 Persen
Sudirman, penjual pentol di Bengkulu, kebingungan akibat harga plastik naik hingga 60 persen, Rabu (8/4/2026).
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Sudirman berjualan pentol di Jalan Meranti Raya, Kota Bengkulu.
- Harga plastik naik hingga 60 persen dari Rp5.000 menjadi Rp8.000.
- Sudirman tetap menjual pentol Rp3.000 hingga Rp5.000.
- Bahan baku lain seperti ayam dan telur juga mengalami kenaikan.
- Pelaku UMKM menghadapi dilema menaikkan harga atau menjaga kualitas.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Usai Shalat Ashar, Sudirman (32), seorang penjual pentol bakso di pinggir Jalan Meranti Raya, Kota Bengkulu, mulai menghidupkan sepeda motor yang telah dimodifikasi dengan gerobak jualannya.
Perjalanan sekitar 5 menit dari rumah Sudirman menuju lokasi jualan, ia mulai memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.
Meskipun cuaca tidak mendukung, Sudirman tetap mengembangkan payung untuk jualannya.
Suara pembeli mulai meminta pentol-pentol milik Sudirman.
Ia langsung menggunakan sarung tangan plastik yang sudah disiapkannya, mengambil pentol sesuai dengan pesanan pembeli.
Meskipun pembeli hanya membeli Rp3.000 ataupun Rp5.000, Sudirman tetap menyajikan pentol bakso dalam plastik.
Dengan adanya kenaikan harga plastik ini, Sudirman harus memutar otak untuk berjualan, agar pembeli tidak merasa mahal membeli pentolnya.
Sudirman harus menerima untung yang sedikit dibandingkan sebelum harga plastik naik.
Kenaikan Harga Plastik
Sudirman mengaku kebingungan menyikapi kenaikan harga plastik hingga 60 persen ini.
Kenaikan ini dinilai tidak wajar.
“Dampaknya sangat terasa, Bang. Ini bukan sekadar naik, tapi berubah harga. Yang biasanya di angka Rp5.000, sekarang sudah jadi Rp8.000. Itu naiknya lebih dari 60 persen,” ungkap Sudirman saat ditanya TribunBengkulu.com, Rabu (8/4/2026) malam.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pelaku usaha kecil berada dalam posisi sulit.
| Harga Plastik Naik, Pedagang di Rejang Lebong Keluhkan Pembeli Berkurang |
|
|---|
| Harga Plastik Melonjak hingga 50 Persen, Prof Kamaludin: Beban Besar Bagi Pelaku UMKM |
|
|---|
| Cerita Pedagang Gorengan Bengkulu Selatan, Tak Berani Naikkan Harga Jualan Meski Plastik Mahal |
|
|---|
| Lonjakan Harga Biji Plastik Hingga Rp80 Ribu, Pedagang di Bengkulu Keluhkan Kenaikan |
|
|---|
| Curhat Pedagang Plastik di Bengkulu Selatan Harga Melonjak hingga 75 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Penjual-Pentol-Bakso-Kuah-Semeton-di-Bengkulu.jpg)