ViralLokal
Heboh Aplikasi VIR di Kepahiang Bengkulu, Polisi Buka Posko Aduan
belum menerima laporan resmi dari korban aplikasi Veolia International Resource Recycling Group Indonesia atau VIR.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Polres Kepahiang membuka posko pengaduan sejak Rabu (19/11/2025) kemarin usai heboh aplikasi VIR.
- Meski belum ada laporan resmi, namun pihaknya mencatat ada 22 aduan dari masyarakat yang jadi korban.
- Sebanyak 22 aduan dari masyarakat yang jadi korban disampaikan melalui pesan di nomor WhatsApp (WA) yang disediakan.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Polres Kepahiang hingga hari ini, Jumat (21/11/2025) siang belum menerima laporan resmi dari korban aplikasi Veolia International Resource Recycling Group Indonesia atau VIR.
Posko pengaduan ini sendiri sudah dibuka sejak Rabu (19/11/2025) kemarin.
Kanit Tipiter Satreskrim Polres Kepahiang, Iptu Harianto Pasaribu mengatakan, meski belum ada laporan resmi, namun pihaknya mencatat ada 22 aduan dari masyarakat yang jadi korban.
Aduan ini disampaikan melalui pesan di nomor WhatsApp (WA) yang disediakan.
Dalam aduan melalui WA ini, ada warga yang mengaku sudah top up atau melakukan deposito, antara Rp 1 juta, hingga Rp10 juta.
Baca juga: Pernyataan Faisol, Promotor VIR Bengkulu yang Kini Merasa Terancam: Saya Akan Bertanggung Jawab
Namun, setelah uangnya dikirim, aplikasi ini ternyata diketahui sudah scam atau penipuan, dan uang yang dikirim jadi saldo sudah tidak lagi bisa ditarik atau dicairkan.
Polisi menghimbau agar masyarakat dapat datang langsung untuk membuat laporan.
Nantinya, petugas akan memproses, dengan meminta bukti-bukti, seperti detail kegiatan VIR, bukti chat, serta bukti transfer dan bukti-bukti lainnya.
"Maka, semuanya kami arahkan agar datang langsung, dan membuat laporan secara resmi," kata Harianto kepada TribunBengkulu.com, Jumat (21/11/2025) pukul 15.04 WIB siang.
Awal Mula Heboh Aplikasi VIR
Veolia International Resource Recycling Group Indonesia atau VIR di Kepahiang Bengkulu, ternyata cukup cepat menyebar, hingga akhirnya membuat heboh karena saldo tak bisa ditarik.
Promotor VIR di Kepahiang Bengkulu, Faisol Husein menceritakan bagaimana awalnya dirinya bergabung, dan mengembangkan VIR ini.
Semuanya bermula pada Bulan April 2025 lalu. Saat itu, Faisol mengatakan ada tawaran datang dari media sosial (medsos) Facebook, untuk jadi duta perlindungan lingkungan, VIR.
Tawaran itu menyebutkan jika Faisol suka perlindungan lingkungan, suka menjaga kebersihan, maka VIR akan diberikan penghasilan harian dan bonus-bonus.
| Viral Aksi Gangster di Bengkulu, Polisi Bongkar Fakta Kecelakaan di Nusa Indah |
|
|---|
| Polemik Camat dan Para Kades Pondok Kubang Dimediasi Pemkab Bengkulu Tengah, Akhirnya Sepakat Damai |
|
|---|
| Keberatan Dipecat, ASN Injak Al-Quran di Kepahiang Banding ke BP ASN |
|
|---|
| Respon Bupati Rachmat Viral Curhat Honorer Bengkulu Tengah ke Gubernur Helmi 6 Bulan Tak Gajian |
|
|---|
| ASN di Kepahiang Injak Al-Quran Resmi Dipecat! Pemkab: Bisa Ajukan Keberatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Tampilan-terbaru-VIR.jpg)