Senin, 27 April 2026

ViralLokal

Heboh Aplikasi VIR di Kepahiang Bengkulu, Polisi Buka Posko Aduan

belum menerima laporan resmi dari korban aplikasi Veolia International Resource Recycling Group Indonesia atau VIR.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan layar aplikasi VIR
VIR DI KEPAHIANG - Tampilan aplikasi VIR pada Kamis (13/11/2025). Tidak ada fitur apapun selain pemberitahuan pemberhentian layanan bisnis dengan alasan pajak. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Kepahiang membuka posko pengaduan sejak Rabu (19/11/2025) kemarin usai heboh aplikasi VIR.
  • Meski belum ada laporan resmi, namun pihaknya mencatat ada 22 aduan dari masyarakat yang jadi korban.
  • Sebanyak 22 aduan dari masyarakat yang jadi korban disampaikan melalui pesan di nomor WhatsApp (WA) yang disediakan.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Polres Kepahiang hingga hari ini, Jumat (21/11/2025) siang belum menerima laporan resmi dari korban aplikasi Veolia International Resource Recycling Group Indonesia atau VIR.

Posko pengaduan ini sendiri sudah dibuka sejak Rabu (19/11/2025) kemarin.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Kepahiang, Iptu Harianto Pasaribu mengatakan, meski belum ada laporan resmi, namun pihaknya mencatat ada 22 aduan dari masyarakat yang jadi korban.

Aduan ini disampaikan melalui pesan di nomor WhatsApp (WA) yang disediakan.

Dalam aduan melalui WA ini, ada warga yang mengaku sudah top up atau melakukan deposito, antara Rp 1 juta, hingga Rp10 juta.

Baca juga: Pernyataan Faisol, Promotor VIR Bengkulu yang Kini Merasa Terancam: Saya Akan Bertanggung Jawab

Namun, setelah uangnya dikirim, aplikasi ini ternyata diketahui sudah scam atau penipuan, dan uang yang dikirim jadi saldo sudah tidak lagi bisa ditarik atau dicairkan.

Polisi menghimbau agar masyarakat dapat datang langsung untuk membuat laporan.

Nantinya, petugas akan memproses, dengan meminta bukti-bukti, seperti detail kegiatan VIR, bukti chat, serta bukti transfer dan bukti-bukti lainnya.

"Maka, semuanya kami arahkan agar datang langsung, dan membuat laporan secara resmi," kata Harianto kepada TribunBengkulu.com, Jumat (21/11/2025) pukul 15.04 WIB siang.

Awal Mula Heboh Aplikasi VIR

Veolia International Resource Recycling Group Indonesia atau VIR di Kepahiang Bengkulu, ternyata cukup cepat menyebar, hingga akhirnya membuat heboh karena saldo tak bisa ditarik.

Promotor VIR di Kepahiang Bengkulu, Faisol Husein menceritakan bagaimana awalnya dirinya bergabung, dan mengembangkan VIR ini.

Semuanya bermula pada Bulan April 2025 lalu. Saat itu, Faisol mengatakan ada tawaran datang dari media sosial (medsos) Facebook, untuk jadi duta perlindungan lingkungan, VIR.

Tawaran itu menyebutkan jika Faisol suka perlindungan lingkungan, suka menjaga kebersihan, maka VIR akan diberikan penghasilan harian dan bonus-bonus.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved