Keracunan Massal di Lebong

Keracunan Massal MBG di Lebong Bengkulu, Polisi Buka Posko dan Call Center Bantuan

Ratusan Siswa dan Guru di Lebong Diduga Keracunan MBG, Polres Buka Posko dan Call Center Bantuan.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
HO Tribunbengkulu.com
LAYANAN BANTUAN - Foto Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani saat memberikan keterangan resmi terkait kasus dugaan keracunan MBG. Polres Lebong juga membuka posko dan call center bantuan kepada masyarakat yang terdampak kasus keracunan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kabupaten Lebong pada Rabu (27/8/2025) siang.

Sedikitnya ada 427 orang, terdiri dari siswa TK hingga SMP serta sejumlah guru, mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari program tersebut.

Para korban dilarikan ke RSUD Lebong dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya untuk mendapatkan penanganan medis. 

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani mengatakan dari hasil pendataan ada sekitar 427 orang yang diduga mengalami keracunan makanan. 

Dari jumlah tersebut, 364 orang harus menjalani rawat inap, sementara 63 orang lainnya cukup ditangani dengan rawat jalan. Pihaknya sendiri sudah menyiapkan posko bantuan khusus untuk para korban.

“Polres juga menyalurkan bantuan berupa minuman agar korban tidak dehidrasi. Kami ingin memastikan kondisi mereka tetap terpantau hingga sembuh total, sebagian dari mereka sudah membaik kondisinya,"sampai Kapolres.

Tak hanya itu, Kapolres juga membuka akses komunikasi langsung dengan masyarakat. Nomor ponselnya, 081399107471, disediakan untuk melayani kebutuhan warga.

Baik terkait layanan kendaraan maupun dukungan kesehatan lainnya, yang semuanya diberikan secara gratis oleh Polres Lebong. 

"Silahkan jika butuh bantuan bisa hubungi nomer itu, kami siap memberikan bantuan khususnya bagi para korban dugaan keracunan,"jelas Kapolres. 

Sementara itu, penyelidikan atas dugaan keracunan MBG masih terus berjalan.

Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang telah dikirimkan. 

Pihaknya juga telah memintai keterangan dari sejumlah pihak. 

"Untuk penyelidikan masih tetap berjalan, kita akan telusuri penyebab kejadian itu,"tutup Kapolres. 

Ratusan siswa dan guru di Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), dapur umum disegel polisi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved