Berita Mukomuko
Kasus Dugaan Pengeroyokan Pembalap Grasstrack, Anggota Polisi di Mukomuko Diperiksa
Diduga ada oknum polisi terlibat pengeroyokan pembalap grasstrack di Mukomuko, polisi lakulan penyelidikan.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Kejadian pengeroyokan itu terjadi di arena grasstrack Desa Bumi Mekar Jaya, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Minggu (3/5/2026).
- Sempat terjadi cekcok kepada penonton tersebut, hingga berujung dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban.
- Dari laporan yang diterima polisi, dalam pengeroyokan tersebut diduga adanya keterlibatan oknum anggota polisi
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang [embalap Grasstrack di Mukomuko Bengkulu menjadi korban pengeroyokan, kejadian itu bermula ketika motor yang dikendarai korban mengalami kendala hingga hilang kendali dan menyenggol salah seorang penonton di sekitar lintasan balap.
Dari data yang dihimpun TribunBengkulu.com, Kejadian pengeroyokan itu terjadi di arena grasstrack Desa Bumi Mekar Jaya, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Minggu (3/5/2026) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban yang hampir terjatuh tetap melanjutkan perlombaan. Namun pada putaran berikutnya, korban mengaku dilempar botol oleh salah seorang penonton.
Situasi kemudian memanas saat korban menghentikan kendaraannya dan mempertanyakan aksi pelemparan tersebut.
Sempat terjadi cekcok kepada penonton tersebut, hingga berujung dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban.
Lantas korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.
Dari laporan yang diterima polisi, dalam pengeroyokan tersebut diduga adanya keterlibatan oknum anggota polisi.
Baca juga: BKSDA Selidiki Penyebab Kematian Induk dan Anak Gajah di Mukomuko, Turunkan Tim dan Dokter Hewan
Terkait hal itu, Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, pada Jumat (8/5/2026), membenarkan kejadian tersebut.
Saat ini pihak kepolisian tengah mendalami dugaan pengeroyokan tersebut, penyidik juga saat ini sudah meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kasusnya masih berjalan masih dalam proses penyidikan kami,” ungkap AKBP Riky, saat dihubungi TribunBengkulu.com, Jumat (8/5/2026).
Ditanya terkait adanya keterlibatan anggota polisi dalam pengeroyokan terhadap pembalap Grastrack.
AKBP Riky menegaskan pihaknya, sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum anggota polisi yang terlibat pengeroyokan tersebut.
“Anggota sudah kita panggil melalui Propam Polres Mukomuko, tentu dengan kejadian ini, oknum tersebut juga kami tindak sesuai dengan aturan yang ada,” jelas AKBP Riky.
Lebih lanjut, AKBP Riky menegaskan pihak nya bekerja secara profesional dan transparan.
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
| Jelang Nataru 2025, Polres Mukomuko Sidak Pasar Cek Harga dan Kualitas Bahan Pokok |
|
|---|
| Gelombang Tinggi Kembali Hantam Pesisir Mukomuko, Dua Kios Warga Hancur |
|
|---|
| Gelombang Setinggi 13 Meter Hantam Pengaman Pantai Abrasi di Mukomuko Bengkulu, Kios Warga Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kapolres-Mukomuko-minta-masyarakat-titipkan-kendaraan-di-kantor-polisi-saat-mudik-lebaran.jpg)