Rabu, 8 April 2026

Gempa Bumi Bengkulu

Gempa Bumi 5,2 Magnitudo Guncang Mukomuko Bengkulu, Warga WaspadaI Gempa Susulan

Gempa 5,2 SR guncang Mukomuko, Bengkulu, Minggu malam. Warga berhamburan keluar, BPBD imbau tetap waspada gempa susulan.

|
Panji Destama/TribunBengkulu.com
SUASANA MUKOMUKO - Jalan Imam Bonjol, Bandar Ratu, Mukomuko, Bengkulu komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Minggu (14/9/2025). Gempa Bumi yang terjadi di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu dengan kekuatan 5,2 Mangitudo, tanpa potensi tsunami. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO – Gempa bumi berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Minggu malam, 14 September 2025.

Gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. Guncangan kuat dirasakan oleh beberapa orang di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Getaran dengan intensitas MMI III hingga MMI IV dirasakan oleh banyak orang, namun tidak menimbulkan kerusakan.

Benda-benda ringan yang digantung bergoyang, sementara jendela kaca bergetar.

Gempa terjadi pukul 21.52 WIB, dengan kedalaman 18 kilometer. Titik gempa berada di koordinat 2.84 LS dan 100.93 BT, atau sekitar 35 kilometer barat daya Mukomuko, Bengkulu.

Salah seorang warga, Edi (48), dari Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, mengatakan gempa terasa sekitar pukul 21.00 WIB.

“Tadi lagi duduk di depan rumah, tiba-tiba tiang di rumah bergerak, langsung keluar halaman,” ungkap Edi saat ditanya TribunBengkulu.com, Minggu (14/9/2025) pukul 22.10 WIB.

Edi menambahkan, gempa berlangsung tidak terlalu lama, sekitar 1–2 menit, dan tidak menimbulkan kerusakan pada rumah atau bangunan.

“Terasanya paling 1-2 menit gempa berlangsung, untung rumah saya tidak kenapa-kenapa,” tutur Edi.

Baca juga: Breaking News: Gempa Berkekuatan 5,2 Magnitudo Guncang Mukomuko Bengkulu 14 September 2025 Malam

Sementara itu, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko, Ahmad Hidayat Syah, mengatakan meski gempa tidak berpotensi tsunami, pihak BPBD tetap menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap gempa susulan.

“Meskipun tak berpotensi tsunami, kita tetap harus waspada terhadap gempa susulan,” jelas Ahmad.

Ahmad juga memberikan langkah antisipasi dini kepada masyarakat, seperti menghindari bangunan yang retak atau berpotensi runtuh, menjauh dari lokasi pantai jika terjadi gempa bumi susulan yang kuat, serta memastikan ketersediaan perlengkapan darurat seperti P3K, senter, dan air bersih.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mencari titik evakuasi dan jalur aman di sekitar rumah atau tempat tinggal.

“Hindari bangunan yang retak atau berpotensi runtuh, menjauh dari lokasi pantai kalau terjadi gempa bumi susulan yang kuat, serta mencari titik evakuasi dan jalur aman,” tutup Ahmad.

Ahmad menambahkan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kerusakan akibat gempa bumi.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved