Senin, 27 April 2026

Berita Bengkulu

Kajati Bengkulu Lantik Kajari Mukomuko Baru, Dorong Kinerja dan Pelayanan Publik Lebih Optimal

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu secara resmi melantik Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko yang baru, Kamis (26/3/2026).

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yuni Astuti
TribunBengkulu.com
PELANTIKAN-Suasana khidmat menyelimuti Aula Sasana Bina Karya Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Kamis (26/03/2026), saat Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu secara resmi melantik Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko yang baru.  
Ringkasan Berita:
  • Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu secara resmi melantik Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko yang baru, Kamis (26/3/2026).
  • Pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar. 

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Suasana khidmat menyelimuti Aula Sasana Bina Karya Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Kamis (26/03/2026), saat Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu secara resmi melantik Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko yang baru. 

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja penegakan hukum di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Mukomuko.

Pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar. 

Dalam acara tersebut, Idham Kholid resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko menggantikan pejabat sebelumnya, Yusrina Engelin Kalangit.

Prosesi pelantikan berlangsung tertib dan penuh khidmat, disaksikan oleh jajaran pejabat struktural Kejaksaan Tinggi Bengkulu, para kepala kejaksaan negeri se-wilayah Bengkulu, serta undangan lainnya.

Bagian dari Dinamika dan Penyegaran Organisasi

Pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko ini disebut sebagai bagian dari dinamika organisasi yang rutin dilakukan dalam tubuh institusi Kejaksaan Republik Indonesia. Selain itu, pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko juga merupakan bentuk penyegaran untuk meningkatkan kinerja lembaga.

Kajati Bengkulu menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan langkah strategis guna memastikan organisasi tetap berjalan efektif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.

Ia menambahkan, penyegaran kepemimpinan di tingkat kejaksaan negeri diharapkan mampu mempercepat optimalisasi pelaksanaan tugas, baik dalam bidang penuntutan, intelijen, maupun pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Dengan dilantiknya Kepala Kejaksaan Negeri Muko-Muko yang baru, saya minta kinerja institusi semakin solid dan mampu menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks,” ujar Victor.

Diharapkan Bawa Semangat Baru

Pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko yang baru juga diharapkan mampu membawa energi positif bagi organisasi. Kehadiran pemimpin baru dinilai penting untuk memperkuat kinerja kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam arahannya, Kajati Bengkulu meminta pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami kondisi wilayah hukum, serta melanjutkan program yang telah berjalan sebelumnya.

Tidak hanya itu, Idham Kholid juga didorong untuk menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.

“Segera menyesuaikan diri, pelajari kondisi daerah, dan lanjutkan program kerja yang sudah baik. Namun tetap diperlukan inovasi agar institusi kejaksaan semakin dipercaya masyarakat,” tegas Victor.

Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan

Pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko ini memiliki makna strategis dalam memperkokoh kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Kejaksaan sebagai salah satu pilar utama penegakan hukum dituntut mampu memberikan pelayanan yang adil, cepat, dan transparan.

Dengan kepemimpinan baru, Kejaksaan Negeri Mukomuko diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi penuntutan serta pengawasan terhadap perkara pidana maupun perdata dan tata usaha negara.

Selain itu, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum lain, serta masyarakat juga menjadi fokus penting guna menciptakan stabilitas hukum di wilayah Mukomuko.

Kajati Bengkulu menekankan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator utama keberhasilan kinerja kejaksaan di daerah.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Tanpa itu, penegakan hukum tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved