Senin, 8 Juni 2026

Berita Nasional

Respon Menohok DPR Soal Angga Raka Prabowo Disorot Gegara Rangkap 3 Jabatan

Angga Raka Prabowo yang merangkap 3 jabatan di kabinet merah putih didesak untuk mundur dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
Instagram Angga Raka Prabowo
ANGGA RANGKAP JABATAN - Begini reaksi menohok DPR soal Angga Raka Prabowo yang merangkap 3 jabatan, Jumat (19/9/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Angga Raka Prabowo yang merangkap 3 jabatan di kabinet merah putih didesak untuk mundur dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Hal ini sisampaikan oleh Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsul Rizal.

Permintaan ini disampaikan Rizal setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Angga Raka sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), menggantikan Hasan Nasbi.

Ia menegaskan, tugas sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah sangat berat.

Angga harus mampu menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo dengan tepat dan menyampaikannya secara efektif kepada publik.

“Angga Raka harus betul-betul bisa menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo, sehingga pesan presiden bisa disampaikan dengan baik, jelas, dan tidak menimbulkan kerancauan," kata Rizal kepada wartawan, Kamis (18/9/2025).

Rizal berpandangan, BKP perlu membangun sistem komunikasi yang strategis dan responsif. 

Menurut dia, informasi aktual dan akurat setiap hari harus mengalir kepada presiden, agar kepala negara dapat segera merespons berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.

“Setiap hari, BKP harus memberikan informasi aktual kepada presiden. Dengan begitu, presiden bisa mengambil langkah cepat terhadap masalah yang ada,” ujar Rizal.

Rizal menuturkan, selain menyampaikan pesan presiden kepada publik, BKP juga harus mampu membuat perencanaan komunikasi yang matang. 

Hal ini, kata dia, sangat penting untuk mencegah terjadinya tumpang tindih pesan maupun kerancuan dalam komunikasi pemerintah.

“Badan komunikasi harus menyusun strategi komunikasi yang terencana dengan baik. Dengan begitu, setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami publik secara jelas dan tidak multitafsir,” ucapnya. 

Menurut dia, BKP mesti mereduksi informations gap yang muncul karena ego sentris kelembagaan antar kementerian atau lembaga. 

Rizal menambahkan, BKP harus menjadi play maker handal yang membuat ritme penyelenggaraan pemerintahan menjadi tiki taka atau total football, sehingga bisa menghasilkan gol indah dan menang.

Baca juga: Reaksi Angga Raka Prabowo Usai Disorot Rangkap 3 Jabatan, Sebut Pendapatan da Fasilitas Tidak Double

Jabatan yang  Diemban Angga Raka Prabowo

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved