Selasa, 5 Mei 2026

Berita Nasional

Baru Sehari Menkeu Purbaya Bicara soal Kilang Dibakar, Dumai Langsung Terbakar

Baru sehari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal kilang dibakar, kilang di Dumai mengalami kebakaran, pada Rabu malam (1/10/2025).

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
Tribunnews.com
MENKEU PURBAYA - Foto Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Baru sehari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal kilang dibakar, kilang milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) di Dumai, Riau kembali mengalami kebakaran pada Rabu (1/10/2025) malam. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Baru sehari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal kilang dibakar, kilang milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) di Dumai, Riau kembali mengalami kebakaran, pada Rabu malam (1/10/2025).

Ini kedua kalinya kilang minyak itu mengalami  kebakaran.

Kebakaran pertama terjadi di Kilang Dumai pada Sabtu (1/4/2023) lalu  yang menyebabkan sembilan pekerja terluka.

Pagi ini kebakaran di Kilang Dumai sudah bisa diatasi.

Meski penyebab kebakaran belum diketahui.

"Penyebab kejadian belum diketahui, dan tim masih fokus pada upaya penanganan kejadian," ujar  Area Manager Communication Relation & CSR Kilang Dumai, Agustiawan.

Sehari Setelah Diungkit Menkeu Purbaya

Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyindir PT Pertamina (Persero) yang dianggapnya bermalas-malasan membangun kilang minyak baru.

"Jadi kilang itu bukan kita enggak bisa bikin atau kita enggak bisa bikin proyeknya, cuman pertaminanya malas-malesan saja," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta dikutip dari siaran TV Parlemen, Rabu (1/10/2025).

Dampak dari besarnya impor, subsidi BBM terus membengkak karena volume impor BBM terus naik dari tahun ke tahun.

Tingginya impor BBM juga berdampak buruk pada neraca perdagangan Indonesia.

Padahal pembangunan kilang minyak baru dibutuhkan untuk mengangkat produksi BBM dalam negeri, sehingga bisa mengurangi ketergantungan impor BBM yang membebani APBN.

"Subsidi energi naik terus dari tahun ke tahun, BBM tuh solar, diesel, kita banyak impornya sampai puluhan miliar dollar setahun," beber Purbaya.

Yang bikin dirinya tidak habis pikir, kondisi ini seolah dibiarkan bertahun-tahun. APBN pun tersedot untuk menyubsidi BBM impor yang terkadang harganya melonjak tinggi.

"Sudah berapa tahun kita mengalami hal tersebut sudah puluhan tahun kan. Kita pernah bangun kilang baru enggak, enggak pernah," ucap Purbaya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved