Jumat, 15 Mei 2026

Dedi Mulyadi

Sidak ke SMAN Subang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegur Kepsek: Dengan Saya Jangan Suka Bantah

Dedi Mulyadi Inspeksi Mendadak ke SMAN di Subang, Tegur Kepala Sekolah: Dengan Saya Jangan Suka Bantah

Tayang:
TribunBengkulu.com/TikTok KDM
DEDI MULYADI Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak di SMAN 2 Subang, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). Dedi menegur pihak sekolah setelah menemukan kondisi lingkungan yang dinilai kurang terawat. 
Ringkasan Berita:
  1. Dedi Mulyadi sidak SMAN 2 Subang pada Kamis (2/4/2026).
  2. Menemukan pos satpam dan lingkungan sekolah kurang terawat.
  3. Menegur kepala sekolah terkait kebersihan lingkungan.
  4. Menemukan atap sekolah bocor dan rusak.
  5. Memberikan bantuan Rp20.000.000,00 untuk perbaikan fasilitas.

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak ke SMAN 2 Subang, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026).

Ia langsung menegur kepala sekolah setelah menemukan kondisi lingkungan sekolah yang dinilai kurang terawat.

Seperti misalnya kondisi pos satpam yang kurang terawat dan penataan lingkungan yang dinilai jauh dari kata rapi.

"Saya pengen lembaga pendidikan itu mencerminkan spirit pendidikan, ini kursi nya diganti jadi kursi lipat sama mejanya juga diganti,"ungkap Kang Dedi.

Kang Dedi mengungkapkan bahwa dia ingin lembaga pendidikan seperti sekolah ini mencerminkan bagaimana ciri pendidikan itu sendiri.

Dengan menyodorkan sejumlah uang, Kang Dedi meminta meja dan kursi di pos satpam untuk diganti dengan yang baru.

Kepala sekolah dicerca banyak pertanyaan terkait kebersihan lingkungan sekolah "ada warga sekolah ini berisihin halaman? ngga ada kan, saya tiap hari lewat sini," ujar Kang Dedi.

Mendengar ucapan Kang Dedi, kepala sekolah menjelaskan bahwa halaman itu sudah dibersihkan oleh petugas dan para murid "siswa dan petugas kebersihan setiap hari memebersihkan sekolah," kata kepala sekolah.

Akan tetapi, ketika melihat keadaan halaman itu berbanding terbalik dengan yang diucapkan kepala sekolah, dikarenakan kondisi halaman sekolah tersebut terlihat kotor sehingga membuat Kang Dedi marah, "dengan saya jangan suka bantah, akui sebuah kesalahan kalau kumuh ya kumuh,"

Setelah melihat keadaan yang berantakan di halaman sekolah, Kang Dedi memutuskan untuk terus menelusuri setiap koridor sekolah dan menemukan atap yang bocor dan rusak.

"Saya titip dua puluh jutua bapak cek ya, tapi ini bapak rapihin ya. Anak anak sekarang gerakin rapihin sekolahnya," ucap Kang Dedi.

Setelah melihat-lihat kondisi sekolah, sebelum pergi Kang Dedi memberikan uang sebesar Rp20 juta kepada kepala sekolah untuk memperbaiki beberapa kerusakan fasilitas atau bangunan di sekolah itu sekaligus meminta untuk para siswa membersihkan lingkungan sekolah.

Penulis: Zakia Askanabila

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved