Senin, 8 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Dugaan Korupsi MBG Rp10 Triliun, Guntur Romli Desak Prabowo Bubarkan BGN: Cacat Sejak Lahir 

Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli secara terbuka mengusulkan pembubaran BGN imbas dugaan korupsi MBG Rp 10 triliun.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Kolase Instagram/@prabowo/gunromli
GUNTUR ROMLI VS PRABOWO - Kini Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli, menjadi salah satu tokoh yang secara terbuka mengusulkan pembubaran BGN, Jumat (5/6/2026). Menurutnya, persoalan yang terjadi bukan sekadar kesalahan individu, melainkan mencerminkan persoalan yang lebih mendasar dalam tubuh lembaga tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Dadan Hindayana dan dua eks wakil Kepala BGN jadi tersangka dugaan korupsi program MBG.
  • Kerugian negara dalam kasus ini disebut mencapai Rp10 triliun.
  • Guntur Romli mendesak BGN dibubarkan karena dinilai bermasalah secara sistemik.
  • Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan.
  • Nanik dipilih karena dinilai tegas, disiplin, dan berpengalaman di BGN.

TRIBUNBENGKULU.COM - Mantan Kepala badan Gizi Nasional (BGN) bersama 2 wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung ditetapkan sebagai tersangka setelah dicopot Prabowo. 

Berselang sehari setelah dicopot, mereka bertiga diboyong Kejaksaan Agung (Kejagung) atas dugaan korupsi jual beli titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Jumlah kerugian negara tak main-main diduga mencapai Rp10 triliun. 

Menanggapi langkah ini Prabowo telah mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN baru untuk menggantikan Dadang. 

Namun sayangnya, langkah Prabowo itu mendapat respon yang kurang baik dari publik. 

Publik merasa kecewa program MBG masih saj berlanjut padahal menelan anggaran negara yang luar biasa. 

Kini Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli, menjadi salah satu tokoh yang secara terbuka mengusulkan pembubaran BGN. Menurutnya, persoalan yang terjadi bukan sekadar kesalahan individu, melainkan mencerminkan persoalan yang lebih mendasar dalam tubuh lembaga tersebut.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (5/6/2026), Guntur menilai BGN yang dibentuk pada era pemerintahan Joko Widodo sudah memiliki persoalan sejak awal pembentukannya.

Menurut Guntur, langkah pergantian pimpinan yang telah dilakukan pemerintah belum mampu menjawab akar persoalan yang muncul dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Ia menilai dugaan penyimpangan yang terjadi tidak bersifat personal semata, melainkan mengindikasikan adanya persoalan yang bersifat struktural dan sistemik dalam pengelolaan program MBG.

Karena itu, ia meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap yang lebih tegas dalam menyikapi kasus tersebut.

Dalam unggahannya, Guntur juga menyinggung besarnya nilai dugaan kerugian yang muncul dalam perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

"Tiga Pimpinan Korupsi. 10 Triliun Digarong? Harusnya BGN yang Dibentuk Jokowi itu Dibubarkan," 

"Badan Gizi Nasional (BGN) cacat sejak lahir. Lembaga ini dibentuk melalui Perpres Nomor 83 Tahun 2024 di akhir era Jokowi, orang-orangnya dipilih dan dilantik oleh Jokowi," tulis Guntur. 

Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan di ruang publik mengenai masa depan lembaga yang menjadi pelaksana utama program MBG tersebut.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved