Selasa, 19 Mei 2026

Kasus Campak di Bengkulu

Balita di Rejang Lebong Meninggal Dunia Diduga Terjangkit Campak

Diduga Terpapar Campak, Bocah 4,5 Tahun di Rejang Lebong Meninggal Dunia.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com/M Rizki Wahyudi
MENINGGAL DUNIA - Foto Kantor Dinkes Rejang Lebong. Tercatat ada satu kasus suspect campak meninggal dunia pada tahun ini. Balita 4,5 Tahun di Rejang Lebong meninggal dunia yang sebelumnya tercatat sebagai kasus suspect campak  di wilayah Kecamatan Curup Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Balita 4,5 Tahun di Rejang Lebong meninggal dunia yang sebelumnya tercatat sebagai kasus suspect campak  di wilayah Kecamatan Curup Tengah.
  • Kondisi bronco pneumonia yang dialami korban diduga semakin diperparah dengan adanya suspect campak yang menyerang anak tersebut.
  • Hingga saat ini pihak Dinkes belum dapat memastikan apakah korban sebelumnya telah mendapatkan vaksin campak atau belum.

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mencatat adanya satu kasus suspect campak yang pasiennya meninggal dunia di wilayah Kecamatan Curup Tengah.

Sejak awal tahun 2026 kemarin, terdata ada 40 lebih kasus suspect campak di Kabupaten Rejang Lebong. 

Korban diketahui merupakan seorang anak berusia 4,5 tahun. Kasus ini saat ini masih dalam penanganan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, drg Asep Budiman melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Titin Julita mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

“Tim kami sudah melakukan investigasi ke rumah sakit, Anak ini juga memiliki penyakit BP atau Bronco Pneumonia, yakni peradangan paru-paru,”sampai Titin saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, kondisi bronco pneumonia yang dialami korban diduga semakin diperparah dengan adanya suspect campak yang menyerang anak tersebut.

“Bisa jadi dari BP diperparah dengan adanya campak,”katanya.

Sejak Awal Tahun Ada Sekitar 40 Kasus Suspect Campak

Dinas Kesehatan Rejang Lebong mencatat, sejak awal tahun 2026 terdapat sekitar 40 kasus suspect campak di Kabupaten Rejang Lebong.

Dari jumlah tersebut, satu kasus dinyatakan meninggal dunia.

Meski demikian, hingga saat ini pihak Dinkes belum dapat memastikan apakah korban sebelumnya telah mendapatkan vaksin campak atau belum.

Baca juga: Isu Jual Beli Kamar di Lapas Curup Rejang Lebong Jadi Sorotan, Kalapas Beri Klarifikasi

“Terkait itu kami belum bisa bertanya karena keluarganya masih berduka,”ungkap Titin.

Namun dari hasil penelusuran sementara, korban diketahui terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Yang pasti anak ini terlambat dibawa ke faskes,”jelasnya.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved