Kasus Campak di Bengkulu
Balita di Rejang Lebong Meninggal Dunia Diduga Terjangkit Campak
Diduga Terpapar Campak, Bocah 4,5 Tahun di Rejang Lebong Meninggal Dunia.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Balita 4,5 Tahun di Rejang Lebong meninggal dunia yang sebelumnya tercatat sebagai kasus suspect campak di wilayah Kecamatan Curup Tengah.
- Kondisi bronco pneumonia yang dialami korban diduga semakin diperparah dengan adanya suspect campak yang menyerang anak tersebut.
- Hingga saat ini pihak Dinkes belum dapat memastikan apakah korban sebelumnya telah mendapatkan vaksin campak atau belum.
Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mencatat adanya satu kasus suspect campak yang pasiennya meninggal dunia di wilayah Kecamatan Curup Tengah.
Sejak awal tahun 2026 kemarin, terdata ada 40 lebih kasus suspect campak di Kabupaten Rejang Lebong.
Korban diketahui merupakan seorang anak berusia 4,5 tahun. Kasus ini saat ini masih dalam penanganan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, drg Asep Budiman melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Titin Julita mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
“Tim kami sudah melakukan investigasi ke rumah sakit, Anak ini juga memiliki penyakit BP atau Bronco Pneumonia, yakni peradangan paru-paru,”sampai Titin saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, kondisi bronco pneumonia yang dialami korban diduga semakin diperparah dengan adanya suspect campak yang menyerang anak tersebut.
“Bisa jadi dari BP diperparah dengan adanya campak,”katanya.
Sejak Awal Tahun Ada Sekitar 40 Kasus Suspect Campak
Dinas Kesehatan Rejang Lebong mencatat, sejak awal tahun 2026 terdapat sekitar 40 kasus suspect campak di Kabupaten Rejang Lebong.
Dari jumlah tersebut, satu kasus dinyatakan meninggal dunia.
Meski demikian, hingga saat ini pihak Dinkes belum dapat memastikan apakah korban sebelumnya telah mendapatkan vaksin campak atau belum.
Baca juga: Isu Jual Beli Kamar di Lapas Curup Rejang Lebong Jadi Sorotan, Kalapas Beri Klarifikasi
“Terkait itu kami belum bisa bertanya karena keluarganya masih berduka,”ungkap Titin.
Namun dari hasil penelusuran sementara, korban diketahui terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Yang pasti anak ini terlambat dibawa ke faskes,”jelasnya.
Berita Rejang Lebong Bengkulu
Berita Rejang Lebong Terkini
Berita Rejang Lebong
Campak
Kasus Campak di Bengkulu
| Kasus Suspek Campak di Bengkulu Tengah Naik Tajam, Dinkes Minta Orang Tua Tingkatkan Kewaspadaan |
|
|---|
| Kasus Campak Meningkat di Kota Bengkulu, Warga Diimbau Imunisasi Anak |
|
|---|
| Imunisasi MR Jadi Kunci Cegah Wabah Campak di Bengkulu |
|
|---|
| Kasus Campak di Bengkulu, Hampir 70 Persen Terjadi pada Anak yang Belum Imunisasi MR |
|
|---|
| 38 Suspek Campak di Rejang Lebong, 5 Kasus Dikonfirmasi Positif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dinkes-RLll.jpg)