Berita Rejang Lebong
Kasus Campak Tinggi di Rejang Lebong, Dinkes Ingatkan Pentingnya Vaksinasi Anak
Kasus Campak Tinggi di Rejang Lebong, Dinkes Ingatkan Pentingnya Vaksinasi Anak.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Dinkes Rejang Lebong mencatat lebih dari 40 kasus suspect campak sejak awal 2026.
- Sebanyak enam pasien telah dinyatakan positif campak.
- Mayoritas penderita campak merupakan anak-anak yang belum divaksin.
- Satu balita usia 4,5 tahun meninggal dunia dan diketahui belum menerima vaksin campak lengkap.
- Dinkes mengimbau orang tua segera melengkapi imunisasi anak karena stok vaksin masih aman.
Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Kasus campak di Kabupaten Rejang Lebong sejak awal tahun 2026 tercatat cukup tinggi.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong mencatat terdapat lebih dari 40 kasus suspect campak yang ditemukan di sejumlah wilayah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak enam orang telah dinyatakan positif campak berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan.
Mayoritas kasus campak yang ditemukan menyerang anak-anak.
Dari hasil penelusuran tim kesehatan, seluruh pasien yang terpapar campak diketahui belum pernah menerima vaksin campak sebelumnya.
Bahkan, satu pasien anak berusia 4,5 tahun asal Kecamatan Curup Tengah yang sebelumnya meninggal dunia juga diketahui belum menerima vaksin campak secara lengkap.
Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, drg Asep Budiman melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Titin Julita mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap seluruh kasus yang ditemukan.
Hasilnya, sebagian besar anak yang diduga terjangkit campak memang belum mendapatkan imunisasi campak.
“Dari hasil investigasi tim kesehatan, seluruh anak yang diduga terjangkit campak rata-rata belum menerima vaksin campak,” jelas Titin kepada wartawan TribunBengkulu.com pada Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan karena vaksinasi merupakan salah satu langkah utama dalam mencegah penularan campak pada anak.
Pasien Meninggal Belum Terima Vaksin Campak
Titin menjelaskan, pasien anak asal Kecamatan Curup Tengah yang sebelumnya meninggal dunia diketahui hanya menerima imunisasi dasar sampai DPT 3 atau vaksin Difteri, Pertusis, dan Tetanus.
Sedangkan untuk vaksin campak, pasien tersebut belum sempat menerima imunisasi.
“Untuk pasien yang meninggal dunia, sebelumnya baru menerima vaksin sampai DPT 3. Sedangkan vaksin campak belum diterima,” ungkapnya.
Berita Rejang Lebong Bengkulu
Berita Rejang Lebong Terkini
Berita Rejang Lebong
Kasus Campak di Bengkulu
Campak
| Campak Merebak di Rejang Lebong: Lebih dari 40 Kasus dan 1 Balita Meninggal |
|
|---|
| Hujan Deras Sejak Dini Hari Picu Banjir dan Longsor di Rejang Lebong, Jembatan Kayumanis Putus |
|
|---|
| Polisi dan Satgas TNKS Turun ke Kayu Manis, Pantau Aktivitas Penggarap Lahan di Kawasan Hutan |
|
|---|
| Polemik Kelulusan 50 PPPK di Rejang Lebong Dibatalkan, DPRD Jadwalkan Panggil BKPSDM |
|
|---|
| Polres Rejang Lebong Tangkap Dua Pengedar Sabu di Curup, Sita Puluhan Paket Sabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Foto-pemeriksaan-kesehatan-anak-dinkes-RL.jpg)