Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Seluma

Bupati Seluma Usulkan Program Rumah Burung Hantu ke Kementan untuk Atasi Hama Tikus

Bupati Seluma usulkan program rumah burung hantu ke Kementan, Sabtu (2/5/2026), sebagai solusi alami atasi hama tikus.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Yayan Hartono
KUNJUNGI KEMENTAN - Bupati Seluma Teddy Rahman, SE, MM di dampingi Kepala Dinas Pertanian, Arian Sosial dan Fraksi PDIP DPRD Seluma beraudensi ke Kementan RI, Kamis (30/4/2026). Bupati Seluma usulkan program rumah burung hantu ke Kementan, Sabtu (2/5/2026), sebagai solusi alami atasi hama tikus. 

Ringkasan Berita:
  1. Bupati Seluma usulkan rumah burung hantu ke Kementan.
  2. Usulan disampaikan saat audiensi 30 April 2026.
  3. Program ditujukan untuk menekan hama tikus.
  4. Juga diusulkan irigasi CPCL dan pemulihan lahan banjir.
  5. Pemda berharap program segera direalisasikan pusat.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengusulkan program pembangunan rumah burung hantu kepada Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia sebagai upaya mengatasi hama tikus di sektor pertanian.

Usulan tersebut disampaikan saat audiensi bersama Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementan, Kamis (30/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Teddy Rahman didampingi Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial, untuk menyampaikan sejumlah program prioritas pertanian di Kabupaten Seluma.

Salah satu program yang diusulkan yakni pembangunan rumah burung hantu sebagai bagian dari pengendalian hama terpadu di kawasan pertanian.

Menurut Teddy Rahman, program tersebut dinilai efektif sebagai solusi alami untuk menekan populasi hama tikus yang selama ini menjadi ancaman utama bagi petani.

“Program rumah burung hantu ini menjadi solusi alami untuk menekan populasi hama tikus yang sering merusak tanaman petani,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

Usulan Program Pertanian Lainnya

Selain program pengendalian hama, Bupati Seluma juga mengajukan sejumlah usulan lain, di antaranya rehabilitasi jaringan irigasi pertanian melalui program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

Ia menilai bahwa perbaikan sistem irigasi sangat penting untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian masyarakat.

“Perbaikan sistem irigasi sangat penting untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian masyarakat,” ujar Teddy Rahman.

Bupati juga mengusulkan sinkronisasi pembangunan infrastruktur pendukung pertanian guna meningkatkan produktivitas petani.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur irigasi yang memadai akan sangat berpengaruh terhadap stabilitas hasil panen, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.

Harapan Realisasi Program

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved