Berita Seluma
Jelang Pengumuman Kelulusan, Kapolres Seluma Siap Tindak Tegas Pelajar yang Konvoi dan Coret Baju
Jelang Kelulusan, Kapolres Seluma Imbau Pelajar Tak Gelar Aksi Konvoi dan Coret-Coret Baju
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Rita Lismini
Ringkasan Berita:
- Kapolres Seluma mengimbau pelajar tidak konvoi dan coret seragam saat kelulusan demi menjaga ketertiban.
- Polisi menegaskan akan menindak tegas pelajar yang melanggar aturan.
- Sekolah dan orang tua diminta ikut mengawasi serta mengarahkan siswa merayakan kelulusan secara positif.
- Pelajar dianjurkan mengisi momen kelulusan dengan kegiatan bermanfaat, seperti menyumbangkan seragam.
- Polres Seluma meningkatkan patroli dan siap membubarkan aksi konvoi maupun coret-coret di lapangan.
Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Menjelang pengumuman kelulusan pelajar tingkat SMA dan SMP sederajat, Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan mengimbau para siswa untuk tidak melakukan aksi konvoi di jalan raya maupun coret-coret seragam.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama momen kelulusan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelajar yang akan merayakan kelulusan agar tidak melakukan konvoi dan aksi coret-coret baju,” pesan Bonar Ricardo P Pakpahan dikonfirmasi Tribunbengkulu.com, Selasa (5/5/2026).
Polres Seluma tidak akan segan mengambil tindakan tegas kata Kapolres, apabila ditemukan pelajar yang tetap melakukan konvoi maupun aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Jika ditemukan, tentu akan kita tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolres.
Selain kepada pelajar, Kapolres juga meminta pihak sekolah untuk ikut berperan aktif dalam memberikan edukasi serta mengingatkan siswa agar merayakan kelulusan dengan cara yang lebih positif.
Peran orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi serta memberikan pemahaman kepada anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berisiko.
“Kami minta pihak sekolah dan orang tua ikut mengingatkan agar anak-anak tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Kapolres.
Kapolres Seluma mengajak para pelajar untuk mengisi momen kelulusan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan memberikan contoh baik bagi adik kelas.
Menurutnya, aksi coret-coret seragam tidak memberikan manfaat, bahkan justru merusak pakaian yang masih layak pakai.
“Lebih baik seragam yang masih bagus disumbangkan kepada yang membutuhkan, sehingga lebih bermanfaat,” ujarnya.
Dalam rangka pengawasan, Polres Seluma juga telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek jajaran untuk meningkatkan patroli di wilayah masing-masing, khususnya pada saat pengumuman kelulusan.
Personil diminta untuk segera membubarkan jika menemukan adanya aksi konvoi maupun coret-coret yang dilakukan pelajar.
“Polsek jajaran sudah kita minta untuk melakukan pengawasan dan segera membubarkan jika ada aktivitas yang melanggar,” sampai Kapolres Seluma.
| Pembangunan Jembatan Dimulai, Kades Simpang Minta Maaf ke Bupati Seluma |
|
|---|
| Sempat Viral Rusak Parah, Bupati Seluma Resmikan Titik Nol Jembatan Gantung Desa Simpang |
|
|---|
| Seluma Kembali Terima Program Kampung Nelayan Merah Putih |
|
|---|
| Bupati Seluma Ancam Tindak Tegas Perusahaan yang Cemari Lingkungan |
|
|---|
| Bupati Seluma Akan Titik Nol Pembangunan Jembatan Gantung Desa Simpang 4 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kapolres-Seluma-Bonar.jpg)