Kamis, 14 Mei 2026

Berita Seluma

Stok MinyaKita di Seluma Aman, Namun Harga Melebihi HET

Minyak Kita Masih Aman di Seluma, Namun Harga Melebihi HET. Disperindagkop UKM Warning Pedagang

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com/Yayan Hartono
PENGAWASAN: Disperindagkop UKM Seluma saat mengecek ketersediaan minyak goreng belum lama ini. Untuk stok Minyak Kita masih aman, namun masih ditemui pedagang yang menjual di atas HET 

Ringkasan Berita:
  • Saat ini distribusi MinyaKita di Kabupaten Seluma masih berjalan lancar melalui sejumlah toko yang menjadi mitra resmi Bulog.
  • Pengawasan terhadap distribusi dan harga jual Minyak Kita akan terus dilakukan secara berkala.
  • Pemantauan dilakukan untuk memastikan stok tetap tersedia dan harga di tingkat pengecer tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah.

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Pemerintah Kabupaten Seluma memastikan ketersediaan minyak goreng subsidi merek MinyaKita di wilayah Kabupaten Seluma masih dalam kondisi aman.

Namun demikian, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Seluma menemukan masih adanya pedagang yang menjual MinyaKita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Plt Kepala Disperindagkop UKM Seluma, Dadang Kosasi mengatakan, hingga saat ini distribusi MinyaKita di Kabupaten Seluma masih berjalan lancar melalui sejumlah toko yang menjadi mitra resmi Bulog.

“Ada tiga toko yang menjadi mitra penyaluran MinyaKita di Kabupaten Seluma dan sampai sekarang stoknya masih aman,” ujar Dadang Kosasi, dikonfirmasi Kamis siang (14/5/2026).

Tiga toko mitra Bulog tersebut berada di Kelurahan Pasar Tais, Kelurahan Napal serta Pasar Sembayat di Kelurahan Sembayat.

Ketiga titik tersebut menjadi lokasi utama distribusi MinyaKita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Seluma. 

Menurut Dadang, berdasarkan ketentuan dari Bulog, Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita ditetapkan sebesar Rp 15.700 per kemasan.

Baca juga: MinyaKita Hilang dari Pasaran Bengkulu Tengah, Pasokan Disebut Terhenti

Namun dari hasil pemantauan lapangan yang dilakukan Disperindagkop UKM Seluma, masih ditemukan warung maupun pedagang eceran yang menjual di atas HET.

“Hasil pemantauan kami masih ada pedagang yang menjual di kisaran Rp 18 ribu sampai Rp 19 ribu per kemasan,” sampainya.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena MinyaKita merupakan minyak goreng subsidi yang diperuntukkan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dadang menegaskan, Disperindagkop UKM Seluma telah mengingatkan para pedagang agar mematuhi HET yang telah ditetapkan pemerintah dan tidak mengambil keuntungan berlebihan dari penjualan MinyaKita.

“Kami mengingatkan seluruh pedagang agar menjual sesuai HET yang berlaku. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” tegasnya.

Pengawasan terhadap distribusi dan harga jual Minyak Kita akan terus dilakukan secara berkala.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan stok tetap tersedia dan harga di tingkat pengecer tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved