Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Seluma

Heboh! Oknum Perangkat Desa Padang Kuas Seluma Diduga Pungli Bansos Kesra

Oknum Perangkat Desa Padang Kuas Seluma Diduga Pungli Bansos BLT Kesra, Penerima Dimintai Uang Rp 100 Ribu

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com/Yayan Hartono
AUDENSI: Masyarakat Desa Padang Kuas Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma menggelar audensi, membahas dugaan Pungli Bansos Kesra Jumat pagi 12 Desember 2025 
Ringkasan Berita:
  • Pemotongan yang dilakukan oleh oknum perangkat desa ini dilakukan usai pencarian Bansos Kesra di Kantor Pos Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sukaraja.
  • Besaran pungutan yang dilakukan oknum perangkat desa ini sebesar Rp 100 ribu.
  • Kadinsos Seluma menegaskan, tidak dibenarkan adanya pemotongan Bansos apapun alasan dan bentuknya.

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Penerima Bantuan Sosial Kesejahteraan Rakyat (Bansos Kesra) Desa Padang Kuas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum perangkat desa. 

Seorang warga Pesi Novianti mengatakan, pemotongan yang dilakukan oleh oknum perangkat desa ini dilakukan usai pencarian Bansos Kesra di Kantor Pos Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sukaraja.

"Alasan pemotongan ini sebagai ongkos ojek saat pengambilan Bansos ini di Kantor Pos. Juga sebagai tanda ucapan terima kasih penerima telah mendapatkan Bansos ini," terang Pesi kepada Tribunbengkulu.com Jumat 12 Desember 2025.

Besaran pungutan yang dilakukan oknum perangkat desa ini sebesar Rp 100 ribu.

Sementara ini sudah ada 5-6 orang penerima yang mengakui adanya pungutan ini dengan dalih tersebut. 

"Kasian lagi, ada penerima yang mengalami disabilitas ikut di pungut oleh oknum perangkat desa ini," kata Pesi. 

Baca juga: Disnakertrans Akui Perusahaan di Seluma Banyak Belum Patuh Penerapan K3

Terkait adanya pungutan liar ini lanjut Pesi, telah digelar audensi di Kantor Desa Padang Kuas dengan dihadiri langsung kepala desa. Senin 15 Desember 2025, rencananya kembali akan digelar audensi dengan menghadirkan penerima dan oknum perangkat desa yang melakukan pungli. 

"Kami telah gelar audensi di kantor desa menindaklanjuti ini. Senin penerima ini akan dihadirkan untuk kembali membahas ini, oknum perangkat yang melakukan pungli juga akan dihadirkan," ungkap Pesi. 

Banyak permasalahan Bansos di Desa Padang Kuas yang dinilai tidak tepat sasaran, seperti Bansos PKH dan BPNT penerima yang tak layak, masih menerima. 

"Kami mohonlah dinas terkait untuk menindaklanjuti ini. Berantaslah dulu knum-oknum mafia Bansos ini, agar Bansos yang dikucurkan pemerintah tepat sasaran," sampai Pesi Novianti.

Menanggapi ini Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seluma Elian Suandi mengatakan, tidak dibenarkan adanya pemotongan Bansos apapun alasan dan bentuknya.

Karena Bansos ini adalah bantuan langsung tunai pemerintah yang ditujukan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima. 

"Tidak dibenarkan adanya pemotongan ini. Ini menyalahi. Oknum yang melakukan pemotongan saya minta segera mengembalikan, jika tidak ingin diproses hukum," tegas Elian. 

Sementara itu Kepala Desa Padang Kuas, Sulaiman belum dapat dikonfirmasi untuk menanggapi adanya dugaan pungli Bansos BLT Kesra ini. Dihubungi melalui pesan whatsapp dan telepon, belum di dapat jawaban hingga berita ini di publish. 

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved