Pembunuhan di Seluma
Satpol PP Tutup Warem di Desa Tebat Sibun Seluma yang Tewaskan Pelajar
Satpol PP Tutup Warem Tebat Sibun Seluma, Hendarsyah: Sudah Kita Kirim Surat Peringatan Terakhir
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami dua luka tusuk di bagian dada serta satu luka tusuk di bagian rusuk sebelah kanan.
Setelah kejadian tersebut, korban sempat dilarikan oleh keluarga ke Puskesmas Masmambang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Seluma bergerak cepat mengungkap kasus tersebut.
Pelaku penusukan berinisial BS (17), yang merupakan warga Desa Pering Baru, Kecamatan Semidang Alas Maras, berhasil diamankan oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Seluma hanya berselang enam jam setelah peristiwa pembunuhan terjadi.
Saat ini pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara pemerintah daerah mengambil langkah penertiban terhadap lokasi usaha yang menjadi tempat terjadinya insiden tersebut.
Pelaku Dibekuk
Tidak butuh waktu lama bagi Satuan reserse kriminal (Reskrim) Polres Seluma untuk mengungkap pelaku pembunuhan pelajar di warung remang-remang Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo, Minggu dinihari (15/3/2026).
Kurang dari waktu 6 jam, atau Minggu pagi sekira pukul 07.00WIB pelaku berinisial BS (17) warga Desa Pering Baru Kecamatan Semidang Alas Maras berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti.
Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan melalui Kasatreskrim AKP Panji Nugraha di dampingi KBO Iptu Mirwan mengatakan pelaku dibekuk dirumah orang tuanya tanpa perlawanan.
"Kejadiannya itu Minggu dinihari, minggu pagi sekira pukul 07.00WIB pelaku BS ini sudah kita dapatkan," terang Mirwan dikonfirmasi Tribunbengkulu.com Senin siang 16 Maret 2026.
Saat ini pelaku telah diamankan ke Mapolres Seluma kata Mirwan. Pelaku BS sedang menjalani pemeriksaan itensif oleh penyidik untuk kepentingan BAP dan pendalaman perkara.
"Pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Kita masih akan dalami perkara ini, untuk mengungkap motif dan kemungkinan ada pihak lain yang terlibat," kata Mirwan.
Untuk diketahui, pada Minggu dinihari 15 Maret 2026 sekira pukul 01.30WIB terjadi pembunuhan do warung remang-remang yang berada di perkebunan kelapa sawit Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo Kecil.
Korban bernama Rido Saputra (17) yang juga masih berstatus sebagai pelajar warga Desa Taba Kecamatan Talo Kecil. Korban meninggal akibat luka tusukan senjata tajam, dua tusukan di bagian dada dan satu tusukan di rusuk sebelah kanan.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Masmambang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia.
Warem Bikin Resah Warga
Keberadaan warung remang-remang di Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, kembali menjadi sorotan warga setelah seorang pelajar berusia 17 tahun tewas dalam peristiwa berdarah di lokasi tersebut, Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
| Polisi Tangkap Pembunuh Pelajar saat Pesta Miras di Warem Tebat Sibun Seluma, Ternyata di Bawah Umur |
|
|---|
| Pelaku Pembunuhan Pelajar di Warem Tebat Sibun Seluma Berhasil Dibekuk |
|
|---|
| Warem di Desa Tebat Sibun Seluma Bikin Resah Warga, Pelajar Tewas Bersimbah Darah saat Pesta Miras |
|
|---|
| Kronologi Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras |
|
|---|
| Breaking News: Pelajar 17 Tahun Tewas di Warung Remang-Remang Tebat Sibun Seluma saat Pesta Miras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Plt-Kadiskominfosantik-Seluma-Hendarsyah.jpg)