Kasus Penipuan

Pemuda Asal Sumatera Barat Tipu Juragan Jengkol Lampung Rp 150 Juta

Pria asal Sumatera Barat diamankan Sat Reskrim Polres Lampung Utara karena diduga melakukan penipuan.

Editor: Hendrik Budiman
Ilustrasi
Ilustrasi 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pria asal Sumatera Barat diamankan Sat Reskrim Polres Lampung Utara karena diduga melakukan penipuan.

Pelaku berinisial BP (20), warga Kampung Sabalah Ilir, Lubung Alung, Padang Pariaman.

Pelaku melakukan penipuan terhadap Supriyadi (31), warga Lubuk Rukam, Sungkai Utara, Lampung Utara.

Baca juga: Polisi Bongkar Praktek Dokter Gadungan di OKU Timur, Pelaku Pria Berusia 25 Tahun

Akibatnya, juragan jengkol tersebut mengalami kerugian hingga Rp 150 juta.

Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku menawarkan buah jengkol kepada korban melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Korban yang merupakan distributor jengkol tertarik lantaran dikirimi foto dan video berisi tumpukan jengkol berkualitas bagus.

"Setelah korban tertarik, pelaku menyuruhnya untuk mengirimkan sejumlah uang tanda jadi. Uang pun dikirimkan sebanyak empat kali pada 23-26 Februari 2022 melalui transfer dengan total Rp150 juta,” kata AKP Eko dikutip dari TribunLampung.co.id, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Sosok Lin Che Wei Mafia Minyak Goreng, Tak Punya Jabatan Tapi Orang Penting di Kemendag RI

Akan tetapi, korban tak bisa lagi menghubungi pelaku usai melakukan pembayaran.

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lampura.

Atas Laporan Korban pihaknya bergerak melacak alamat pelaku dengan di back-up Personil dari Polres Padang Pariaman, pada tanggal 11 Mei 2022 pukul 11.30 wib berhasil menangkap pelaku BP di rumah kediamannya

Pelaku saat ini telah diamankan di Polres Lampung Utara untuk kita lakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Bersama pelaku kita juga menyita barang bukti berupa satu unit ponsel dan beberapa kartu ATM BRI dan buku rekening.

IRT di Lampung Selatan Jadi Korban Penipuan

Siti (40) seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Candipuro menjadi korban penipuan oleh oknum yang memakai seragam pegawai negeri sipil (PNS).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved