Kamis, 11 Juni 2026

Video Viral

Viral! Ertiga Tersesat ke Dalam Hutan Lantaran Percaya Penuh dengan Google Maps

Kapolsek Wungu AKP Agung Darmawan menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat pengemudi mobil akan melanjutkan perjalanan setelah mampir di Madiun.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Istimewa
Satu unit mobil Suzuki Ertiga tersesat di sebuah hutan di Mojorayung-Termulus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Satu unit mobil Suzuki Ertiga tersesat di sebuah hutan di Mojorayung-Termulus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kapolsek Wungu AKP Agung Darmawan menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat pengemudi mobil akan melanjutkan perjalanan setelah mampir di Madiun.

Setelah itu, pengemudi menggunakan aplikasi Google Maps untuk menuju ke lokasi yang akan dituju.

Apabila medan jalan terlihat tidak memungkinkan untuk dilalui, baiknya pengemudi mencari rute alternatif atau bertanya kepada orang setempat untuk memastikan bahwa jalan yang dilalui aman atau bisa digunkan.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menjelaskan bahwa membaca peta digital sambil berkendara bisa membuat konsentrasi pengemudi terpecah.

"Kalau dia perhatiin (secara terus-menerus), dia bisa ke-distract. Enggak aman," ucap Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu yang lalu.

Baca juga: Kebun Jeruk di Kepahiang Terbakar, Polisi: Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Agar konsentrasi tidak terpecah dan pengemudi bisa tetap fokus berkendara, Jusri menyarankan pengemudi untuk memanfaatkan fitur audio yang ada pada aplikasi Google Maps.

Fitur audio ini membantu pengemudi untuk tetap melihat ke depan ke arah jalan; sembari Google Maps memandu dengan menggunakan suara.

Sehingga, pengemudi tidak perlu terus-menerus melihat ke arah ponsel untuk melihat rute jalan.

Baca juga: Viral! Detik-Detik Pesawat Garuda Tujuan Makassar-Palu Alami Turbulensi Usai Dihantam Puting Beliung

"Maps dihidupkan, audionya dihidupkan. Didengarkan aja. Kalau ingin sekadar lihat karena ragu, ya berhenti," ucap Jusri.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal ini.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, pengendara motor tetap harus memperhatikan keadaan jalan di sekitar dan tidak sepenuhnya mengikuti arahan dari aplikasi tersebut.

Baca juga: Lowongan Kerja di Pertamina 2022, Bonusnya Puluhan Juta. Tersedia Tamatan SMA Hingga S2

"Dalam membaca maps, sebaiknya pengendara juga harus memperhatikan rute yang dilaluinya. Jangan sampai salah arah atau salah tujuan. Jadi, sebaiknya pelajari dulu rute yang akan dilalui," ucap Agus kepada Kompas.com

Dalam perjalanan, pengendara motor juga harus tetap waspada untuk melakukan tindakan antisipasi.

Misalnya, memperlambat kecepatan atau berbalik arah, jika diarahkan ke rute yang salah atau rute yang tidak bisa dilewati kendaraan roda dua.

Baca juga: Apes! Pencuri di Tungkal Ilir Tinggalkan Motor dan Sendal di Lokasi, Ayam Curian pun Ikut Terlepas

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved