Warga Datangi Kantor Camat dan Desa, Desak Pemberhentian Oknum Anggota BPD Curi Sawit

Warga Desa Padang Pandan Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan mendatangi kantor desa dan kantor camat, Selasa (19/8/2022).

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Warga Desa Padang Pandan Bengkulu Selatan kembali mendatangi kantor desa pertanyakan usulan pemberhentian anggota BPD kepergok curi sawit beberapa waktu lalu. Tak hanya kantor desa warga juga mendatangi kantor camat, Jumat (19/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Warga Desa Padang Pandan Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan mendatangi kantor desa dan kantor camat, Selasa (19/8/2022). Mendesak pemberhentian oknum anggota BPD curi sawit.

Warga Desa Padang Pandan mempertanyakan kelanjutan kesepakatan warga untuk memproses pemberhentian oknum anggota BPD curi sawit.

Karena sampai saat ini warga belum menerima kejelasan dari surat usulan pemberhentian oknum anggota BPD curi sawit yang dimasukan ke pihak kecamatan.

Salah satu perwakilan warga Desa Padang Pandan, Arpin mengungkapkan tujuan kedatangan mereka ke kantor desa mempertanyakan kelanjutan surat pemberhentian yang ditandatangani oleh perwakilan warga.

Yang mendesak pemberhentian oknum anggota BPD yang kedapatan mencuri buah TBS warga Desa Kota Padang beberapa waktu lalu.

"Sudah lebih satu minggu surat tersebut dimasukan oleh pihak desa, mulai dari tanggal 8 Agustus. Hingga kini kami belum kembali mendapatkan ceritanya. Sebagai warga perlu dan tidak ada salahnya kami mempertanyakan tuntutan tersebut," kata Arpin di halaman kantor camat, kepada TribunBengkulu.com, Jumat (19/8/2022).

Kabid Pemerintah Desa Dinas PMD Bengkulu Selatan, Mukhlis menjelaskan pada intinya pihaknya tetap menunggu surat dari kecamatan. Dan wewenang penuh ada di tangan camat sendiri.

"Kalau kami hanya bisa menindaklanjuti surat dari kecamatan. Setelah kami dapat baru bisa kami proses. Memang prosedur wewenang penuh di tingkat pemerintahan desa ada di tangan camat," kata Mukhlis kepada TribunBengkulu.com, Jum'at (19/8/2022).

Di sisi lain, Mukhlis berharap kepada camat untuk segera memproses dan menindaklanjuti surat yang telah disampaikan oleh Pemerintah Desa Padang Pandan, berdasarkan hasil musyawarah masyarakat desa.

Baca juga: Mayoritas Warga Desa Padang Pandan Desak Oknum Anggota BPD Curi TBS Sawit Diberhentikan

Baca juga: Oknum Perangkat Desa di Bengkulu Selatan Nekat Curi Sawit, Warga Tuntut Diberhentikan

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved