Bertemu Presiden PKS Ahmad Syaikhu, HT: Jadi Starting Point Bangun Kolaborasi Partai Politik

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu.

Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu di Jakarta, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Hary Tanoesoedibjo (HT) turut didampingi Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq, Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Ketua Mahkamah Partai Perindo Christophorus Taufik.

Adapun, Presiden PKS didampingi Sekjen DPP PKS Aboe Bakar Alhabsy dan Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman.

Hary Tanoesoedibjo (HT) memaparkan dalam pertemuan dengan Ahmad Syaikhu terdapat tiga hal yang dibahas.

Pertama, mempererat silaturahmi dan kekeluargaan antara kedua pimpinan partai politik tersebut.

"Yang pertama sudah dijelaskan sama beliau, antara lain silaturahim supaya saling dekat. Tidak hanya dekat di acara-acara formal, tetapi secara kekeluargaan, kedua pimpinan partai ini bisa lebih baik," kata HT.

Kedua, HT memperkenalkan TGB yang kini menjabat Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

"Kedua sekalian juga saya memperkenalkan Pak TGB telah dilantik menjadi Ketua Harian Nasional yang sehari-hari aktif sekarang memimpin Partai Perindo," ujar HT.

HT dan PKS2
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Ketiga, lanjut HT, pertemuan dengan Presiden PKS merupakan langkah awal bagaimana membangun kolaborasi.

"Yang ketiga, ini merupakan satu starting point bagaimana kita ke depan bisa kolaborasi. Yang tentunya saling mengisi untuk kemajuan negara kita sendiri yang kita cintai. Intinya di situ," ungkap HT.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved