Misteri Pencurian Trafo Bengkulu

Tak Hanya 1, Ada 6 Titik Trafo PLN di Bengkulu yang Dicuri dalam Waktu Berdekatan

Pencurian trafo marak terjadi di Bengkulu. Ternyata tidak hanya trafo di KM 6,5 Bengkulu saja yang hilang dicuri.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Trafo PLN di Jalan Kapten P Tendean atau KM 6,5 Kota Bengkulu yang dicuri pada Kamis (29/9/2022) dini hari. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pencurian trafo marak terjadi di Bengkulu. Ternyata tidak hanya trafo PLN di KM 6,5 Bengkulu saja yang hilang dicuri.

Manager Bagian KSA UP3 PLN Bengkulu Panji mengatakan, sejauh ini ada 6 titik trafo milik PLN yang dicuri di Bengkulu.

Enam titik pencurian trafo PLN ini di antaranya di Jalan Sutoyo Kota Bengkulu, di Jalan Kapten P Tendean atau KM 6,5 Kota Bengkulu, di Pasar Minggu Kota Bengkulu, di Simpang 4 Nakau Kota Bengkulu, dan di Sukaraja, Seluma.

"Dan Ada 1 titik lagi. Intinya ada 6 lokasi," kata Panji kepada TribunBengkulu.com, Kamis (29/9/2022).

Sementara, informasi yang TribunBengkulu.com dapatkan, 1 titik lainnya itu terdapat di Sentiong, Kota Bengkulu.

Para pencuri ini rata-rata mencuri kabel di trafo. Kabel yang dicuri tersebut rata-rata memiliki panjang 36 hingga 72 meter.

Pencurian trafo dan kabel ini terjadi dalam waktu yang berdekatan. Terbaru adalah di di Jalan Kapten P Tendean atau KM 6,5 Kota Bengkulu, yang terjadi Kamis dini hari (29/9/2022).

Panji mengatakan pihaknya terlebih dahulu mengumpulkan semua data, sebelum memutuskan melaporkan pencurian ini ke polisi.

Sementara, warga mengeluhkan matinya listrik akibat pencurian trafo PLN ini. Selain perabotan rumah, usaha warga juga terganggu. 

Seperti yang dikeluhkan Rio Sadewa, warga yang memiliki usaha bengkel. Akibat listrik mati, peralatan bengkel miliknya tak bisa digunakan.

"Seperti gerinda, itu harus pakai listrik. Semua peralatan terganggu, pekerjaan terganggu," kata Rio kepada TribunBengkulu.com.

Beberapa rekan Rio yang seluruh usahanya harus memakai listrik, seperti usaha pangkas rambut, memilih tutup.

"Pulang dia, karena tak ada yang bisa dikerjakan," kata Rio.
 

Baca juga: Pengangkatan PPPK Kota Bengkulu Masih Dipikir-pikir, Anggaran Rp 13,6 Miliar Jadi Silpa

Baca juga: 524 Guru Honorer Lulus Passing Grade Tes PPPK Dipastikan Tak Diangkat Tahun Ini, Bagaimana Nasibnya?


 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved