Sidang Ferdy Sambo
Putri Candrawathi Cuek Keluar Rumah Usai Brigadir J Dieksekusi Hingga Beri Iphone 13 ke Bhrada E Cs
Putri Candrawathi acuh tak acuh atau cuek seusai Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dieksekusi hingga tewas.
TRIBUNBENGKULU.COM - Putri Candrawathi acuh tak acuh atau cuek seusai Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dieksekusi hingga tewas.
Hal itu diungkapkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana dakwaan Ferdy Sambo, di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).
Padahal, Putri Candrawathi juga berada di lokasi penembakan Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Dia saat itu berada di kamar yang letaknya hanya 3 meter dari lokasi Brigadir J ditembak.
Baca juga: Misteri Dakwaan yang Digarisbawahi Detil Rencana Jahat Ferdy Sambo, Isi Dakwaan Sidang Ferdy Sambo
Seusai Brigadir J dieksekusi, Putri seolah acuh tak acuh keluar kamar dan meninggalkan rumah dinas Duren Tiga.
Dia pun kembali ke rumah pribadinya dengan diantar oleh Bripka Ricky Rizal (RR).
Hal itu terungkap dalam persidangan Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (17/10/2022).
Dalam sidang itu, Ferdy Sambo dihadirkan secara langsung ke dalam persidangan.
"Saksi Putri dengan tenang dan acuh tak acuh (cuek) pergi meninggalkan rumah dinas Duren Tiga No. 46 diantar oleh Saksi Ricky Rizal menuju ke rumah Saguling 3 No. 29," kata Jaksa saat membacakan surat dakwaan.
Sebelum pulang, Putri Candrawathi dengan suatu alasan tertentu masih sempat berganti pakaian meskipun turut terlibat dalam penembakan yang merampas nyawa Brigadir J.
Baca juga: Terungkap Putri Candrawathi Beri iPhone 13 Pro Max Kepada Bharada E Cs Hadiah Bunuh Brigadir J
Hal itu terlihat ketika awal masuk ke rumah dinas Duren Tiga No.46.
Awalnya, Putri berpakaian baju sweater warna coklat dan celana legging warna hitam.
Namun, ketika keluar dari rumah dinas Duren Tiga no. 46 Putri sudah berganti pakaian model blus kemeja warna hijau garis-garis hitam dan celana pendek warna hijau garis-garis hitam.
Jaksa mengungkapkan bahwa korban Brigadir J merupakan ajudan yang sudah lama dipercaya oleh Ferdy Sambo untuk melayani, mendampingi, dan mengawal Putri dimanapun berada.
"Sehingga dari hubungan kedekatan yang sudah terjalin selama ini maka kematian korban Nofriansyah Yosua Hutabarat seharusnya mempengaruhi kondisi batin dari Saksi Putri Candrawathi tersebut. Setelah itu Saksi Ricky Rizal kembali lagi ke rumah dinas Duren Tiga No.46 dengan mengendarai sepeda," ungkap Jaksa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Putri-Chandrawati-Ricky-Rizal-dan-Kuat-Maruf.jpg)