Rabu, 10 Juni 2026

Berita Kaur

Janji 2024, Bupati Kaur Sebut Jalan di Desa Tanjung Aur Bakal Diperbaiki

Perjuangan warga Desa Tanjung Aur Kabupaten Kaur untuk mendapatkan akses jalan yang bagus, bukanlah hal yang gampang.

Tayang:
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: M Arif Hidayat
Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Inilah kondisi jalan di Desa Tanjung Aur yang masih tanah dan belum ada pembangunan. Bila hujan turun kondisi jalan ini tidak bisa dilewati 

Laporan Reporter TribunBengkulu.Com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Setelah viral di media sosial seorang warga yang dievakuasi karena sakit menggunakan peti kayu dan dibawah menggunakan motor lantaran jalan menuju desa rusak parah, akhirnya mendapat respon Bupati Kaur H. Lismidianto.

Kepada kepala desa, Bupati Kaur menjanjikan akan memperbaiki jalan di Desa Tanjung Aur pada 2020 mendatang.

"Beberapa walau pernah kita kembali mengajukan prpposan dan ketemu dengan Bapak Bupati (Lismidianto,red) langsung. Dirinya menyampaikan janji 2024 mendatang jalan akan segera diperbaiki. Kita akan menunggu janji dari pada Pemkab Kaur," ungkap Kades Tanjung Aur Supriyadi kepada TribunBengkulu.Com, Sabtu (17/6/2023).

Bahkan, jalan rusak tersebut mendapat tanggapan langsung dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah yang sekaligus putra daerah asli Kabupaten Kaur.

"Memang sebelumnya Pemkab Kabupaten Kaur kesulitan untuk melakukan pembangunan beberapa waktu lalu. Dengan alasan jalan tersebut masih berstatus HPT. Tetapi dengan sudah menjadi aset daerah, tidak ada alasan lagi saat ini untuk tidak bisa melakukan pembangunan. Mungkin, bisa dimulai dengan pemgerasan dulu jika anggaran terbatas untuk melakukan hotmix," ungkap Samsu Amanah.

Kalau tidak, Pemerintah Daerah segera mencari solusi untuk pembangunan jalan tersebut. Mungkin, kalau susah mengatur anggaran. Bisa jalan tersebut dihibahkan ke Pemerintah Provinsi dan biarkan pembangunan diambil alih oleh Gubernur Bengkulu.

"Kalau memang pemkab kaur susah mengatur anggaran. Bisa jalan tersebut dialihkan status dengan cara dihibahkan ke Pemerintah Provinsi Bengkulu. Jika sudah dihibahkan, pembangunan bisa dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu," Pungkas Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu.

Akan tetapi, dirinya akan segera mencari solusi untuk melakukan pembangun jalan tersebut. Mungkin dengan cara mendorong Pemkab Kaur untuk menganggarkan peningakatan jalan di APBD-Perubahan.

"Tentu dalam waktu dekat saya akan mendorong Pemkab Kaur untuk segera menganggarkan di APBD-Perubahan. Itupun dengan catat bila anggaran tersedia dengan cukup. Karena, insprastruktur seharusnya adalah skala prioritas yang harus ditindak lanjuti," jelas Samsu Amanah.

Sementara, Samsu Amanah turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas telah berpulangnya ibu Jariyah (70) warga Desa Tanjung Aur yang dibawa menggunakan kotak kayu akibat akses jalan yang begitu rusak.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas telah berpulangnya ibu Jariyah (70)," ungkap Samsu.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved