Pemuda di Bengkulu Aniaya Pacar
Kronologi Pemuda di Bengkulu Aniaya Pacar Karena Cemburu Pacar Banyak Simpan Nomor Pria Lain
Kronologi Pemuda di Bengkulu Aniaya Pacar Karena Cemburu Pacar Banyak Simpan Nomor Pria Lain
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Akibat kejadian tersebut korban mengalami trauma, sakit di bagian basan dan luka gores pada tangan sebelah kiri.
Selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Ratu Agung Kota Bengkulu.
"Penganiayaan sudah terjadi 2 kali, pertama pada bulan Januari lalu namun sempat berdamai. Kini korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ratu agung dan minta prosesnya tetap dilanjutkan," ungkap Kapolsek Ratu Agung, IPTU Edi H Purba melalui Kanit Reskrim, AIPTU Nova Reko, Sabtu (15/7/2023).
Dari laporan korban tersebut, Tim Opsnal Polsek Ratu Agung langsung mengumpulkan bahan keterangan dan melakukan penyelidikan.
Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi kemudian mengetahui bahwa pelaku bekerja di salah satu hotel yang ada di Bengkulu.
Selanjutnya polisi langsung mendatangi pelaku di tempat kerjanya, dan langsung membawa pelaku ke Polsek Ratu Agung, untuk diproses hukum lebih lanjut.
"Pelaku akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun," kata Nova.
Pelaku 2 Kali Aniaya Korban
Seorang pemuda di Bengkulu, IA (20) warga Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu, ternyata sudah 2 kali aniaya pacar, akibat sang pacar banyak simpan nomor pria lain.
Kejadian penganiayaan yang pertama dilakukan pelaku IA pada korban CR (20) warga Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu, pada bulan Januari 2023 lalu.
Namun saat itu tidak sampai berakhir pada laporan polisi, keduanya memutuskan untuk berdamai.
Selain itu mereka juga memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka dan beberapa saat keduanya tidak pernah cekcok lagi.
Baca juga: Pemuda di Bengkulu Ternyata Sudah 2 Kali Aniaya Pacar Gegara Cemburu Simpan Nomor Pria Lain
Namun belakangan korban CR ketahuan menyimpan nomor banyak pria yang membuat pelaku geram.
Belum lagi karena korban CR enggan menghapus nomor para lelaki yang ada di handphone miliknya, semakin membuat pelaku naik pitam.
Sehingga pada hari Selasa, 11 Juli 2023 lalu pelaku IA melakukan tindak penganiayaan terhadap CR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/IA-pelaku-penganiayaan-3.jpg)