Fisip UNIB Bahas Pengelolaan Desa Wisata dan Desa Adat Menuju Wisata Bertaraf Internasional
Dalam rangka pengumpulan data terkait international collaboration research, FISIP UNIB melalui Prodi S2 Komunikasi dan Prodi S1 Jurnalistik
Pada bagian lain, I Wayan Sulistyobudhi Pendamping Perhutan Sosial menerangkan, selain kelestarian adat, wilayah desa Adat Demulih juga menjaga kelestarian berbasis hutan adat, sehingga ekosistem lingkungannya masih sangat terjaga.
Sementara itu Kaprodi S1 Jurnalistik Yuliati, M.Ikom menguraikan dari perpektif jurnalisme lingkungan.
Menurutnya kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penguatkan jurnalisme lingkungan dalam mewujudkan perannya menjaga ekosistem yang tidak hanya untuk masyarakat.
Namun menjaga kelestarian adat dan hutan adat itu sendiri di samping mengembangkan pariwisata khususnya di propinsi Bengkulu.
Kegiatan FGD ini juga dihadiri I Wayan Liada bendahara adat, I Nangah Wardhanah Pangarikan Desa Adat, I Nyoman Susila Sekretaris Desa Adat, Ingh Sudiarna Ketua Hutan Adat dan perwakilan warga.
Baca juga: Pesona Danau Kuranding, Wisata Alam di Bengkulu Selatan yang Cocok Untuk Healing
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Fisip-UNIB-Bahas-Pengelolaan-Desa-Wisata-dan-Desa-Adat-Menuju-Wisata-Bertaraf-Internasional.jpg)