Kamis, 30 April 2026

Longsor di Lebong

BREAKING NEWS: Jalan Lintas Curup-Lebong Tertimbun Material Longsor, Lalu Lintas Lumpuh

Akses jalan lintas Kabupaten Lebong menuju Curup Kabupaten Rejang Lebong, lumpuh sejak Minggu dini hari (21/1/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Ho BPBD Provinsi Bengkulu
Material longsor menutupi badan jalan. Akses jalan lintas Kabupaten Lebong menuju Curup Kabupaten Rejang Lebong dan sebaliknya lumpuh sejak Minggu dini hari (21/1/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Akses jalan lintas Kabupaten Lebong menuju Curup Kabupaten Rejang Lebong dan sebaliknya, lumpuh sejak Minggu dini hari (21/1/2024) .

Hal ini dikarenakan terjadi longsor di kawasan jalur lintas Curup - Lebong tepatnya Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu

"Dari laporan sementara tim lapangan, longsor setinggi 3 meter, panjang lebih 15 meter dan menutup penuh badan jalan," kata Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu Jaduliwan melalui Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Khristian Hermansyah, Minggu (21/1/2024). 

Saat ini tim lapangan sedang berupaya untuk mengevakuasi material longsor belum disingkirkan. Karena alat berat yang dimiliki BPBD Kabupaten Lebong diklaim tidak mampu dipakai untuk mengeruk tanah.

"Estimasi terjadinya longsor ini sekitar pukul 03.30 WIB, tidak ada korban jiwa. Sementara ini, jalan lintas itu tidak dapat dilalui," jelasnya. 

Diakuinya, hujan dengan intensitas tinggi mulai pukul.14.00 hingga 17.30 WIB, Sabtu tanggal 20 Januari 2024 telah mengakibatkan tanah longsor. Menutupi badan jalan lintas provinsi penghubung Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong

Akibat terjadinya tanah lonsor badan Jalan sangat menggangu jalannya lalu lintas kendaraan. Sementara kendaraan tidak bisa lewat, sehingga lalu lintas lumpuh total. 

"Tindakan sementara bekerjasama dengan pihak keamanan Polri TNI siaga di lapangan. Juga dari tim berkoordinasi dengan pihak PU propinsi dan PU Kabupaten melakukan pembersihan material longsoran," ujar Khristian Hermansyah. 

Pengendara Nekat Lewati Longsor

Kapolres Lebong AKBP Awilzan SIK melalui PS Kasubsi PDIM Humas Aipda Syaiful Anwar mengatakan, bencana alam tanah longsor ini terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi yang man sebelumnya pada Sabtu (20/1/2024), terjadi hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah.

Akibatnya, jalan lintas tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan dan putus total dari kedua sisi. Ini dikarenakan pada titik longsor itu, ketebalan tanah yang menutupi seluruh badan jalan lintas sekitar enam hingga tujuh meter.

"Sampai saat ini akses jalan lintas Kabupaten Lebong ke Kabupaten Rejang Lebong maupun sebaliknya belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua," jelas Syaiful.

Syaiful menambahkan, TNI/Polri, BPBD Kabupaten Lebong dan sejumlah pihak lainnya masih berupaya menyingkirkan material longsoran.

Terbatasnya alat di lokasi kejadian menyebabkan proses pembersihan material tanah longsor lamban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved