Sabtu, 18 April 2026

Berita Mukomuko

DLH Mukomuko Gandeng Investor Untuk Pengelolaan Sampah Plastik

Pengelolaan Sampah Plastik di Kabupaten Mukomuko, akan gandeng pihak Investor untuk mengelola sampah plastik menjadi biji plastik.

Panji Destama/ Tribunbengkulu.com
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko, Budi Yanto saat diwawancarai terkait pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Mukomuko, pada Kamis (25/1/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu berencana akan menggandeng investor untuk pengelolaan sampah plastik. 

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Budi Yanto menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mengurangi sampah plastik di Kabupaten Mukomuko. 

"Rencana kita akan menggandeng pihak ketiga, untuk mengelola sampah plastik di Kabupaten Mukomuko," ungkap Budi saat diwawancarai oleh TribunBengkulu.com, pada Kamis (25/1/2024). 

Dengan menggandeng investor untuk mengelola sampah plastik ini, akan menghasilkan barang ekonomis yang memiliki nilai jual. 

Menurutnya, sampah plastik dapat diolah menjadi biji plastik yang nanti dapat menjadi produk berbahan plastik. 

Baca juga: Pemkab Mukomuko Larang Pedagang Pakai Timbangan Jenis Plastik, Langgar UU Perlindungan Konsumen

"Sampah plastik dapat dikelola menjadi biji plastik, yang nanti dikelola menjadi produk berbahan plastik," tutur Budi. 

Melibatkan investor dalam pengelolaan sampah plastik ini, lantaran DLH memiliki keterbatasan anggaran untuk mengelola sampah plastik nanti. 

Dengan memiliki investor, sambung Budi, pihaknya dapat menjalankan kemitraan anatara Pemerintah Kabupaten dan juga investor. 

"Saat ini yang kita upayakan untuk menarik investor dalam pengelolaan sampah plastik menjadi biji plastik yang memiliki nilai ekonomis," jelas Budi. 

Sementara itu, untuk pengelolaan sampah organik yang ada di Masyarakat Kabupaten Mukomuko. 

Pihaknya sudah melakukan atau pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah organik. 

"Kita sudah memberikan edukasi masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk memilah sampah organik dan anorganik, untuk dikelola menjadi pupuk bagi masyarakat," kata Budi. 

Dengan mengelola sampah organik ini, masyarakat membantu pihak DLH dalam mengurangi sampah organik di Kabupaten Mukomuko. 

Masyarakat juga dapat membuat pupuk kompos ataupun pupuk cair, dimana pupuk tersebut memiliki barang yang bernilai. 

"Saat ini kita dalam rangka pengurangan sampah organik dengan dikelola menjadi pupuk cair maupun pupuk kompos dan lain-lainnya," Tutup Budi. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved