Pemilu 2024
Alasan Ganjar-Mahfud Nyungsep di 'Kandang Banteng', Tapi PDIP Tertinggi
Ada banyak hasil mengejutkan dalam hasil hitung suara pilpres dan pileg 2024, salah satunya adalah pasangan calon 03 Ganjar-Mahfud yang malah nyungsep
TRIBUNBENGKULU.COM - Ada banyak hasil mengejutkan dalam hasil hitung suara pilpres dan pileg 2024, salah satunya adalah pasangan calon 03 Ganjar-Mahfud yang malah nyungsep di 'kandang banten".
Menariknya, meski Ganjar-Mahfud tertinggal jauh perolehan suaranya dibandingkan paslon lainnya, namun suara partai pengusungnya PDIP malah tertinggi.
Seperti diketahui, Jawah Tengah dan Bali merupakan basis masa PDIP. Benar saja parti berlambang banteng ini menguasai perolehan suara hasil hitung manual atau real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Berdasarkan hasil real count sementara KPU per Kamis (15/2/2024) pukul 09.00 WIB, paslon 03 Ganjar-Mahfud hanya meraih 1.726.124 suara atau 34,42 persen suara di Jawah Tengah.
Ganjar-Mahfud tertinggal dari Prabowo-Gibran yang meraih 2.648.342 suara atau 52,66 persen.
Hal serupa juga terjadi di Bali di mana Ganjar-Mahfud juga kalah dari Prabowo-Gibran meski wilayah tersebut adalah kandang PDIP.
Sebaliknya, hasil berbeda tersebut justru berbeda jauh dengan hasil yang diraih PDIP sebagai pengusung Ganjar-Mahfud.
Baca juga: Ini 4 Calon DPR RI Unggul Dapil Bengkulu, Hasil Hitung Suara Sementara KPU 15 Februari 2024
Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu tetap menang di kandangnya sendiri.
Contohnya saja di daerah pemilihan (dapil) Jateng I di mana. Menurut real count sementara KPU, PDIP unggul dari partai lain dengan raihan 39.881 ribu suara atau 23,27 persen.
Selain itu, di Jateng IV, PDIP lagi-lagi unggul dengan meraih 26.079 suara atau 36,93 persen.
Sementara di Bali, PDIP masih perkasa dibanding partai lain dengan meraih suara mencapai 40.149 suara atau 56,15 persen.
Sementara berdasarkan hasil quick count dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), per Rabu (14/2/2024) pukul 18.44 WIB, tren suara Ganjar-Mahfud juga tidak cukup baik.
Ganjar-Mahfud hanya memperoleh 35,07 persen suara dan kalah dari capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang meraih 51,8 persen suara di Jawa Tengah.
Melihat fakta ini, apa penyebab Ganjar-Mahfud justru kalah di kandang PDIP dan partai berlambang banteng itu tetap menang?
Jokowi Effect
| Nasib Lima Komisioner KPU Bengkulu Tengah, Sidang DKPP Putuskan Terbukti Melanggar Kode Etik |
|
|---|
| Suhandi dan Samsul Aswajar Pimpinan Sementara DPRD Seluma Periode 2024-2029 |
|
|---|
| 30 DPRD Rejang Lebong Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Berikut Daftar Namanya |
|
|---|
| KPU Bengkulu Tengah Tetapkan DPRD Terpilih Periode 2024-2029, PPP Raih 4 Kursi |
|
|---|
| Bawaslu Desak Penetapan DPRD Bengkulu Tengah Terpilih Periode 2024-2029 Sebelum 27 Agustus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Suara-Ganjar-Pranowo-tidak-selaras-dengan-perolehan-suara-PDIP-di-Jateng-dan-Bali.jpg)