Sabtu, 18 April 2026

Pemilu 2024

Real Count KPU 29,07 Persen, Prabowo-Gibran Unggul 56,25 Persen

Real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran unggul perolehan suara 52,26 persen.

|
KPU
Paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul perolehan suara 56,25 persen suara real count KPU, suara masuk 29,07 persen. 

Hak suara yang telah digunakan oleh masyarakat dalam pemilihan umum 2024 ini perlu dipastikan tetap terjaga dengan baik.

Karena itu, masyarakat diajak untuk bisa mengawal suara yang telah diberikan tersebut dengan baik. Hal ini sekaligus untuk menjaga integritas pemilu.

Salah satu gerakan yang muncul dari inisiatif masyarakat sipil yakni Kawal Pemilu. Gerakan yang pertama kali melakukan pemantauan pemilu pada Pemilihan Presiden 2014 tersebut kini berlanjut dalam Pemilu 2024.

Pendiri Kawal Pemilu, Ainun Nadjib dihubungi di Jakarta, Rabu (14/2/2024) mengatakan, Kawal Pemilu dibentuk sebagai upaya untuk menyadarkan semua masyarakat bahwa hasil suara yang telah diberikan di tempat pemungutan suara (TPS) bisa dijaga hanya dengan menggunakan telepon pintar yang dimiliki.

ā€œKarenanya, Kawal Pemilu mengajak masyarakat umum untuk melaporkan hasil (pemungutan suara) dari setiap TPS di platform kawalpemilu.org. Itu supaya hasil riil dari seluruh TPS se-Indonesia bisa benar direkap secara berjenjang di desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga level nasional,ā€ tuturnya.

Co-Founder KawalPemilu Elina Ciptadi menambahkan, masyarakat dapat berperan mengawal hasil suara pemilu dengan memotret formulir hasil hitung pemilihan presiden (Form C Hasil Plano) halaman 2 kemudian mengunggahnya ke situs KawalPemilu.org.

Form C Hasil Plano di TPS merupakan data paling murni karena data tersebut dihitung dan ditulis dengan disaksikan oleh khalayak ramai.

Hal ini juga terbuka untuk dilakukan oleh setiap anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), pengawas, pemantau, dan saksi partai atau tim sukses. Platform tersebut bisa diakses secara gratis.

Ia mengatakan, kawalpemilu.org dapat menjadi verifikator independen yang baik untuk menjaga suara rakyat.

Masyarakat bisa melihat data di tiap foto yang diunggah dan membandingkannya dengan data yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Masyarakat pun dapat melaporkan kesalahan yang terjadi pada situs tersebut.

ā€œKawal Pemilu ini real count. Karena itu, kami mengharapkan 100 persen cakupan dari TPS di seluruh Indonesia. (Cakupan) ini bisa tercapai bila seluruh lapisan masyarakat bisa berperan,ā€ ujar Elina.

Ā 

Ā 

(*)

Ā 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.id.

Dapatkan informasi lainnya di Google News Tribun Bengkulu.

Ikuti saluran WhatsApp TribunBengkulu.com.

Ā 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved