Kamis, 16 April 2026

Harga Beras Mahal di Bengkulu

Update Harga Beras di Bengkulu Usai Sidak Pasar, Harga Belum Kunjung Berangsur Turun

Harga beras per Jumat 1 Maret 2024, masih terbilang tinggi karena belum ada penurunan harga meski bulog sudah membanjiri pasar dengan beras murah.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Update harga beras per Jumat 1 Maret 2024. Harga beras masih terbilang tinggi karena belum ada penurunan harga meski bulog sudah membanjiri pasar dengan beras murah. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Update harga beras terbaru di pasar usai sidak yang digelar dandim, bulog, dan pemkot.

Harga beras per Jumat 1 Maret 2024, masih terbilang tinggi karena belum ada penurunan harga meski bulog sudah membanjiri pasar dengan beras murah.

Dikatakan Lupi, salah satu pedagang beras di Kota Bengkulu, sampai saat ini harga beras medium maupun beras premium masih tergolong tinggi.

Lupi sendiri saat ini menjual beras untuk kualitas medium dengan harga antara Rp 13.500 hingga Rp 14.000 per kilogram.

Sedangkan untuk harga normal beras kualitas medium, menurut Lupi paling tidak antara Rp 11.000 hingga Rp 11.500 per kilogram.

Sedangkan untuk beras kualitas premium saat ini ia jual dengan harga Rp 14.000 hingga Rp 15.000 perkilo.

Sedangkan untuk harga normal menurut Lupi harusnya hanya berkisar Rp 12.500 hingga Rp 13.000 perkilo.

"Sampai dengan saat ini harga beras masih cukup tinggi dan belum berangsur turun," ungkap Lupi, Jumat (1/3/2024).

Masih tingginya harga beras ini menurut Lupi tentunya sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

Tentunya hal tersebut sangat mempengaruhi pendapatan mereka yang juga ikut menurun.

"Pastinya sangat berpengaruh, karena jika biasanya warga beli sampai 1 kaleng, namun kita hanya setengah kaleng saja, bahkan ada yang beli per 2 cupak," kata Lupi.

Sementara itu sebelumnya, Perum Bulog Kanwil Bengkulu mulai banjiri pasar dengan stok beras SPHP kualitas medium seharga Rp 11.500 per kilogram.

Hal tersebut bertujuan untuk menekan harga beras yang saat ini meroket, agar dapat segera berangsur turun.

Dengan membanjiri pasar dengan beras SPHP menurut Bulog akan bisa mejadi salah satu penstabil harga beras di Bengkulu.

Sehingga selain diharapkan akan mempengaruhi harga beras, juga untuk memastikan stok beras di pasaran selalu dalam kondisi aman.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved