Berita Mukomuko
Jembatan Ambruk di Kecamatan Ipuh Mukomuko, Akses Warga Desa Mundam Marap Terputus
Jembatan akses ke Desa Mundam Marap Kecamatan Ipuh ambruk akibat hujan deras sejak Kamis sore.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menyebabkan jembatan akses ke Desa Mundam Marap di Kecamatan Ipuh, ambruk.
Jembatan tersebut merupakan jembatan darurat yang merupakan akses satu-satunya Desa Mundam Marap ke jalan raya.
Kepala Desa Mundam Marap Kecamatan Ipuh Eko Saputra saat dihubungi menjelaskan jembatan itu ambruk sejak Kamis (20/6/2024) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
"Hujan deras mengguyur desa ini sejak hari Kamis (20/6/2024) sore hingga malam, mengakibatkan jembatan darurat yang dibangun ambruk," ungkap Eko, Jumat (21/6/2024).
Eko menjelaskan, perihal jembatan darurat tersebut yang ambruk sudah dilaporkan oleh pihaknya ke pihak kecamatan. Agar mendapatkan solusi dari pihak pemerintahan kecamatan.
"Kami sudah melaporkan kondisi jembatan yang ambruk ke pemerintahan kecamatan diharapkan ada solusi karena jembatan tersebut berada di tengah-tengah pemukiman warga dan sangat vital bagi masyarakat di Desa Mundam Marap ini,” tutur Eko.
Sementara itu Camat Ipuh Sepradanur saat dihubungi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak Desa Mundam Marap perihal jembatan ambruk di desa tersebut.
Menurutnya, jembatan darurat itu berada di jalan kabupaten dan lokasi jembatan tersebut berada tepat pemukiman warga di Desa Mundam Marap.
“Dari laporan pihak Desa Mundam Marap, informasinya, jembatan tersebut ambruk akibat hujan deras yang mengguyur desa,” jelas Sepradanur.
Sepradanur juga menjelaskan, hujan deras yang mengguyur sejak kemarin sore itu membuat pelapis tebing longsor lalu disusul dengan jembatan ambruk.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi ke Pemkab Mukomuko dan instansi terkait agar bangunan jembatan yang ambruk di Desa Mundam Marap dapat segera ditangani.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mukomuko terkait solusi untuk mengatasi permasalahan jembatan yang ambruk tersebut,” kata Sepradanur.
Pihaknya berharap, persoalan jembatan yang ambruk itu segera diatasi agar akses transportasi dari dan keluar desa ini menjadi lancar dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasanya.
Baca juga: Mukomuko Bakal Punya Mal Pelayanan Publik, Pemkab Anggarkan Rp 3,6 Miliar
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
| Jelang Nataru 2025, Polres Mukomuko Sidak Pasar Cek Harga dan Kualitas Bahan Pokok |
|
|---|
| Gelombang Tinggi Kembali Hantam Pesisir Mukomuko, Dua Kios Warga Hancur |
|
|---|
| Gelombang Setinggi 13 Meter Hantam Pengaman Pantai Abrasi di Mukomuko Bengkulu, Kios Warga Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Jembatan-darurat-Desa-Mundam-Marap-Mukomuko-ambruk.jpg)